Home
Login.
Artikelilmiahs
27582
Update
ADINDA RIZKI APRIYANDISARI
NIM
Judul Artikel
Perspektif Orangtua Terhadap Motivasi Puteranya Menjadi Pekerja Migran (Studi Kasus di Dusun Palumbungan Desa Gumelar Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
INTISARI Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pekerja migran yg berasal dari Kecamatan Gumelar. Menjadi pekerja migran sudah tidak asing lagi di khalayak masyarakat luas. Migrasi dapat diartikan sebagai perpindahan penduduk dengan tujuan menetap dari suatu tempat ke tempat lain yang melewati batas administratif (migrasi internal), dan melewati batas politik atau negara (migrasi internasional). Banyak faktor pendorong yang menyebabkan adanya migrasi adalah di daerah tersebut sudah tidak tersedia sumber daya yang memadai untuk memberikan jaminan kehidupan bagi penduduknya. Sedangkan faktor penarik individu tersebut melakukan migrasi adalah upah yang didapat di daerah asal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menggambarkan persepsi orang tua dari buruh migran laki-terhadap keputusan bekerja di luar negeri. Subjek dari penelitian ini adalah para orangtua dari anak laki-laki yang menjadi pekerja migran di luar negeri. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik purposive sampling dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah faktor ekonomi merupakan faktor utama yang menyebabkan anak laki-laki tersebut menjadi pekerja migran. Keterbatasan lapangan pekerjaan di Desa Gumelar Dusun Palumbungan juga menjadi andil faktor anak laki-laki tersebut bekerja di luar negeri. Pengambilan keputusan masing2 dari orangtua juga memiliki andil, di mana para orangtua menyetujui anaknya menjadi pekerja migran. Faktor ekonomi yang menjadi faktor utama anak laki2 tersebut menjadi pekerja migran dapat dijabarkan untuk merenovasi rumah, membuka usaha di desa, serta untuk modal nikah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Over the past few years, the number of migrant worker is getting in the rise from Gumelar district. Being a migrant worker is somehow commonly recognized by the society. Migration may be necessarily defined as the movement of people from one place to another with the intentions of settling, permanently or temporarily at a new location (geographic region). The movement is often over long distances and from one country to another, but internal migration is also possible; indeed, this is the dominant form globally. People may migrate as individuals, in family units or in large groups. However, the factors that create demand of migration may vary, such as push factor and pull factor. The pull factor is migrant workers used to live in substandard, unsanitary, and dilapidated housing, and often are lack of medical care. While the push factor is the wage they have earned from their origin. The author proposes to use qualitative research method in order to describe the perception among male migrant workers’ parent on their decision to work overseas. The subject of this research is the parents of male migrant workers going abroad. Data are mainly collected through observation, interview, and documentation with the technique of purposive sampling. The result shows that financial circumstance is the main factor that creates the condition of male migrant workers. Followed by lack of employment opportunity, it becomes the second factor, which exists in the Grumbul Palumbungan village, Gumelar district. The decision created among the parents also plays an important role to authorize their son in becoming a migrant worker. The economic factor can be further explained to reconstruct their houses, build their own business in the village, and even pre-marriage capital.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save