Home
Login.
Artikelilmiahs
27475
Update
DEWI RATRI HANDAYANI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS SALURAN PEMASARAN DAN MARJIN PEMASARAN BIJI KOPI (Green Bean) Robusta DI DESA SUNYALANGU, KECAMATAN KARANGLEWAS, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Desa Sunyalangu merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta di Kabupaten Banyumas. Kemajuan perkembangan usaha kopi robusta Desa Sunyalangu dipengaruhi oleh pola saluran pemasaran dan marjin pemasaran. Berdasarkan hal tersebut penelitian bertujuan untuk: (1) Mengetahui saluran pemasaran biji kopi robusta di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, (2) Menganalisis besarnya marjin pemasaran biji kopi robusta untuk setiap tingkatan lembaganya. (3) Menganalisis besarnya bagian harga yang diterima petani kopi robusta dari keseluruhan harga yang dibayar oleh konsumen, dan (4) Menganalisis besarnya rasio keuntungan terhadap biaya pemasaran biji kopi robusta di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Tempat penelitian yang digunakan dipilih secara sengaja (purposive), teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode Snowball Sampling dilaksanakan pada bulan Juli 2018 dan bulan Januari 2019. Metode analisis data yang digunakan meliputi: analisis deskriptif, analisis marjin pemasaran, farmer’s Share, dan analisis rasio keuntungan terhadap biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Saluran pemasaran kopi robusta yang terbentuk di Desa Sunyalangu terdiri dari 4 macam saluran yang dikelompokan menjadi dua kelompok yaitu saluran pemasaran dalam bentuk biji kopi terdapat pada saluran I (petani-pedagang pengumpul-pedagang besar-pedagang pengecer-konsumen), saluran II (petani-pedagang pengumpul-pedagang besar-konsumen), saluran III ( petani-pedagang pengecer-konsumen), Sedangkan saluran pemasaran dalam bentuk bubuk terdapat pada saluran IV (petani- pedagang pengolah-konsumen). 2) Marjin pemasaran yang paling rendah terdapat pada saluran pemasaran III sebesar Rp21.130,00 per kilogram. 3) Bagian harga yang diterima petani tertinggi pada saluran III sebesar 86,90 persen. 4) Rasio keuntungan terhadap biaya pemasaran biji kopi robusta pada saluran pemasaran I sebesar 14,70 persen, saluran II sebesar 7,89 persen, saluran III sebesar 2,87 persen dan saluran IV sebesar 9,97 persen. Kata kunci: Kopi robusta, saluran pemasaran,margin pemasaran
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Sunyalangu Village is one of the Robusta coffee producing areas in Banyumas Regency. The progress of the Robusta coffee business development in Sunyalagu Village is influenced by the pattern of marketing channels and marketing margins. Based on this research aims to: (1) Determine the marketing channels for Robusta coffee beans in Sunyalangu Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, (2) Analyze the magnitude of Robusta coffee marketing margins for each level of its institution. (3) Analyzing the magnitude of the share of prices received by Robusta coffee farmers from the overall price paid by consumers, and (4) Analyzing the magnitude of the ratio of profit to marketing costs of Robusta coffee beans in Sunyalangu Village, Karanglewas District, Banyumas Regency. The place of research used was chosen intentionally (purposive), the sampling technique was carried out with the Snowball Sampling method carried out in July 2018 and January 2019. Data analysis methods used included: descriptive analysis, marketing margin analysis, farmer's shares, and ratio analysis profitability. The results showed that: 1) Robusta coffee marketing channels formed in Sunyalangu Village consisted of 4 types of channels grouped into two groups namely marketing channels in the form of coffee beans found in channel I (farmers-traders, traders, traders, retailers-consumers) ), channel II (farmer-trader-wholesaler-consumer), channel III (farmer-retailer-consumer trader), while the marketing channel in powder form is in channel IV (farmer-consumer-trader). 2) The lowest marketing margin is in marketing channel III amounting to Rp21,130.00 per kilogram. 3) The highest share of prices received by farmers in channel III is 86.90 percent. 4) Profit ratio to the marketing costs of Robusta coffee beans in marketing channel I was 14.70 percent, channel II was 7.89 percent, channel III was 2.87 percent and channel IV was 9.97 percent. Keywords: Robusta coffee, marketing channels, marketing margins.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save