Home
Login.
Artikelilmiahs
27424
Update
NATALIA JUNDI DUTI BEDE PASARIBU
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU INDUSTRI MINYAK CENGKEH PADA UD. LIMAN JAYA, BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
UD. Liman Jaya adalah salah satu industri penghasil minyak cengkeh di Kabupaten Banyumas yang memiliki potensi yang besar. Hal yang perlu diperhatikan yaitu kebijakan perusahaan dalam pengadaan bahan baku masih kurang optimal hanya berdasarkan pada pengalaman atau data-data dari masa lalu. Sehingga belum menerapkan manajemen atau analisis persediaan yang tepat. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1) mengetahui jumlah pemesanan bahan baku minyak cengkeh yang paling optimum selama satu tahun, 2) mengetahui kapan waktu pemesanan kembali (reorder point) bahan baku minyak cengkeh selama satu tahun, 3) mengetahui jumlah persediaan bahan baku pengaman (safety stock) selama satu tahun dan 4) mengetahui total biaya persediaan bahan baku minyak cengkeh paling minimum yang harus dikeluarkan selama satu tahun. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), Reorder point (Titik pemesanan kembali), TIC (Total Inventory Cost), Safety stock (Stok pengaman) dan Maximum inventory (Persediaan maksimum). Metode ini diperoleh dengan mengolah biaya- biaya yang diperlukan perusahaan selama proses produksi. Biaya yang termasuk didalamnya adalah biaya pemesanan (terdiri dari biaya telepon, biaya bahan bakar dan biaya bongkar muat) dan biaya penyimpanan (terdiri dari biaya perawatan gudang, biaya kerusakan bahan baku, biaya dan listrik). Metode EOQ menghasilkan jumlah dan biaya yang optimal dibandingkan yang digunakan oleh perusahaan. Metode EOQ dapat dijadikan sebagai model alternatif dalam pengendalian persedian bahan baku yang optimal dan ekonomis ditunjukkan pada penghematan biaya, frekuensi pemesanan berkurang dan jumlah pemesanan ekonomis setelah menggunakan metode penelitian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
UD. Liman Jaya is one of the great oil producing industries in the Banyumas district has great potential. The problem that must be considered is that the company’s policy of providing raw materials is still less than optimal, based solely on past experiences or data that have not implemented proper management or analysis of supplies. As for the purpose of this research: 1) knowing that the nymber of reservations for fuel mixes were the most optimum of cloves in a year, 2) knowing when it was the reorder point of cloves oil for a year, 3) knowing the amount of raw materials available in advance for a year, and 4) knowing the total cost of providing fuel for oil supplies would require one year to produce. Research was implemented using EOQ (Economic order quantity), reorder point, safety stock, total inventory cost and maximum inventory. This method was acquired by processing the costs that the company needed during the production process. The costs included are reservations (consisting of telephone costs, fuel costs and loading costs ) and storage costs (consisting of warehouse maintenance costs, raw materials damages and electrical costs). Economic order quantity methods generate optimum amount and cost than those employed by companies. Economic order quantity method can be used as an alternative model in managing the optimum and economical supply of raw materials to offset cost savings, reduce the right frequency of reservations and number of economic reservations after using research methods.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save