Home
Login.
Artikelilmiahs
27298
Update
NIKTUN NAFILAH
NIM
Judul Artikel
Analisis Kinerja Operasional Kereta Api Joglosemarkerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kereta Api Joglosemarkerto dioperasikan pada tanggal 1 Desember 2018. KA ini merupakan gabungan loop KA Kamandaka (Purwokerto-Semarang Tawang PP) dan KA Joglokerto (Solo Balapan-Purwokerto PP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas waktu KA Joglosemarkerto. Ada 4 analisis yang dilakukan yaitu waktu tempuh, waktu henti, waktu tunda, dan kapasitas lintas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan acuan pada PM 48 tahun 2015. Hasil dari penelitian ini adalah waktu tempuh terbesar ada di KA 7079-7082 rute Solo Balapan-Solo Balapan sebesar 11 jam 29 menit 48 detik, sedangkan keterlambatan terbesar ada di KA 7081-7080 rute Semarang Tawang-Solo Balapan sebesar 14 menit 36 detik pada bulan Juni 2019. Waktu henti memiliki selisih waktu terlama di KA 7083-7086 rute Solo Balapan-Purwokerto sebesar 25 detik pada bulan April 2019. Untuk waktu tunda terbesar yaitu 37 menit 48 detik yaitu pada KA 7079-7082 rute Solo Balapan-Solo Balapan di bulan Juni 2019. Hasil ketiganya menunjukkan semua rute perjalanan masih belum mencapai batas waktu keterlambatan. Efektivitas waktu diwakili oleh jalur Semarang Tawang sampai dengan Solo Balapan yang tadinya harus menempuh 9 jam 56 menit dengan KA Kamandaka dan KA Joglokerto sekarang setelah adanya KA Joglosemarkerto menjadi 8 jam 35 menit. KA Joglosemarkerto mampu mengurangi waktu tempuh sebesar 1 jam 21 menit. Sedangkan pada analisis kapasitas lintas jalur yang dilalui KA Joglosemarkerto menggunakan Gapeka tahun 2017 menunjukkan tingkat efektivitas dibawah 60% untuk jalur ganda di Daop 4, 5, 6, sedangkan untuk jalur tunggal di Daop 5 menunjukkan angka lebih dari 95% yaitu di Purwokerto sampai dengan Kutoarjo.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Joglosemarkerto Train has been operated since 1st December 2018. This train is combination track from Kamandaka Train (Purwokerto-Semarang Tawang) and Joglokerto Train (Solo Balapan-Purwokerto). This riset aims to know the effectiveness of Joglosemarkerto Train. There are 4 analyses, travel time, stop time, time delay, and cross capacity. This research uses a quantitative descriptive method. Resulting from the research the longest travel time is KA 7079-7082 Solo Balapan to Solo Balapan for 11 hours 29 minutes 48 seconds, and the shortest is KA 7081-7080 Semarang Tawang to Solo Balapan for 14 minutes 36 seconds at June2019. The longest stoping time is KA 7083-7086 Solo Balapan to Purwokerto for 25 seconds in April 2019. The longest time delay is KA 7079-7082 for 37 minutes and 48 seconds in June2019. All the result show that all routes have not reached the limit of the downtime yet. The effectiveness time is represented by Semarang Tawang to Solo Balapan for 9 hours 56 minutes with KA Kamandaka and KA Joglokerto, and now KA Joglosemarkerto only 8 hours 35 minutes. Joglosemarkerto Train can reduce for 1 hours 21 minutes.Then the cross capacity from the train travel chart 2017 shows that double track effectiveness at Train Operational Area 4,5,6 below 60%, and single track effectiveness at Train Operational Area5 below 95% for Purwokerto to Kutoarjo.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save