Home
Login.
Artikelilmiahs
27283
Update
BAYU AJI DEWANTARA
NIM
Judul Artikel
PERAN PENYIDIK DALAM MENGUNGKAP KASUS KORUPSI ALOKASI DANA DESA DI WILAYAH HUKUM KABUPATEN KUNINGAN (Studi di Kejaksaan Negeri Kuningan)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Angka kejadian korupsi dalam sistem penyelenggara negara masih mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu tindak pidana korupsi yang banyak terjadi dalam sistem penyelenggara negara adalah korupsi dana desa maka dari itu dibutuhkan peran jaksa sebagai penyidik dalam proses penegakan hukum untuk menangani tindak pidana korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan hambatan penyidik Kejaksaan Negeri Kuningan dalam mengungkap kasus korupsi alokasi dana desa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian yuridis sosiologis. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Data yang didapatkan kemudian diolah dengan menggunakan reduksi dan kategorisasi data, lalu disajikan dalam uraian sistematis dan dianalisa dengan menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa penyidik Kejaksaan Negeri Kuningan sebagai aparat penegak hukum mempunyai peran yang sangat aktif dalam mengungkap kasus korupsi alokasi dana desa yaitu menemukan adanya tindak pidana korupsi, melakukan penyelidikan atau dikatakan (full data full bucket), melakukan tindakan penyidikan, memeriksa identitas tersangka, melakukan penahanan dan penggledahan. Terdapat beberapa hambatan yang dialami oleh penyidik kejaksaan dalam mengungkap kasus korupsi alokasi dana desa di antaranya ketidaksesuaian antara peraturan dengan tindakan di lapangan, kurangnya sumber daya manusia, fasillitas dan sarana yang belum memadai dan kurangnya peran masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The prevalence of corruption in the governmental administrator system still increased year by year. Corruption criminal acts cases become sophisticated nowadays and provoke lot of country losses. One of corruption criminal acts that occur in the governmental administration system is village funds corruption so therefore needed the role of prosecutors as investigators in the law enforcement process against corruption. This study aimed to know the role of Kuningan District Attorney’s investigators and their obstacles in village funds corruption uncovering. This study was qualitative research with sociological juridical approach method. Primary data and secondary data were used in this study. The obtained data then processed using data reduction and categorization, presented in a systematic description and analyzed with qualitative data analysis methods. The results of this study showed that the Kuningan District Attorney’s investigator as peace officers has important roles in uncovering cases of village funds allocation corruption, that is found the criminal act of corruption, conducted investigative actions, examined the identity of the suspect, make an arrest and search. There are some obstacles experienced by Attorney’s investigators during uncovering cases of village funds allocation corruption including incompatibility between regulations and actions, lack of human resources, inadequate facilities and lack of community roles.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save