Home
Login.
Artikelilmiahs
27267
Update
WINDA VIRDA PRATAMA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PANJANG TANGKAI SISA DAN EMULSI LILIN LEBAH TERHADAP PERUBAHAN KUALITAS NANAS MADU SELAMA PENYIMPANAN SUHU RUANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Nanas merupakan salah satu buah non klimaterik yang sangat potensial untuk dikembangkan, tetapi buah nanas termasuk perishable commodities, artinya komoditi yang mudah mengalami kerusakan. Salah satu penanganan yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pelilinan buah nanas dan membiarkan tangkai buah pada saat pemanenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang tangkai sisa dan pelapisan emulsi lilin lebah terhadap perubahan kualitas nanas madu selama penyimpanan suhu ruang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang diteliti meliputi panjang tangkai sisa dan konsentrasi emulsi lilin lebah. Variabel yang diamati terdiri dari susut bobot, kekerasan, warna, kadar air, vitamin c dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan panjang tangkai sisa buah nanas lebih menurunkan kadar nilai pH, nilai b* dan nilai L* namun meningkatkan kadar vitamin C selama penyimpanan. Peningkatan konsentrasi emulsi lilin lebah menurunkan pH, kadar air dan warna kekuningan namun meningkatkan kadar vitamin C dan nilai warna b* selama penyimpanan. Kombinasi perlakuan terbaik yaitu perlakuan dengan panjang tangkai 10 cm dan emulsi lilin lebah 6% (P3L1). Karakteristik kombinasinya sebagai berikut: kadar air 84,403%; vitamin C 2,277 mg/100g; pH 4,40; susut bobot 2,909%; tingkat kekerasan buah 0,4078N; nilai L* 16,620; nilai a* -11,344; nilai b* 9,170.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pineapple is one of non-climacteric fruits that potential to developed, however pineapple is a perishable commodity, which means it is easy to get damaged. One treatments that can be applied to overcome this problem is waxing of pineapple and left the stalk on fruit the time of harvest. This research aimsed to assess effect of residual stem length and wax emulsion coating on pineapple quality changes during storage at room temperature. This research using a Complete Randomized Design (CRD). The factors examined covered the length of the residual stalk and wax emulsion coating. The variables examined consists of; weight loss, texture, color, moisture content, vitamin C, and pH. Results of the study established that the addition length of the remaining pineapple stalks decreased the pH value, b* value and L* value; but increases vitamin C levels during storage. Increasing of wax emulsion concentration decrease pH, moisture content, and yellowish-color; but increases vitamin C and b* value during storage. The best treatment combination is treatment of pineapple with 10 cm stalk length and 6% wax emulsion (P3L1). The combination has characteristics of; moisture content of 84,403%, vitamin C of 2,277 mg/100g; pH of 4,40; weight loss of 2,909 %; texture of 0,4078N; L* level of 16,620; a* level of -11,344; b* level of 9,170.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save