Home
Login.
Artikelilmiahs
27109
Update
ISTAMALA SALISA
NIM
Judul Artikel
Hubungan Faktor Lingkungan dan Perilaku Pencegahan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN BANYUMAS Istamala Salisa, Saudin Yuniarno, Devi Octaviana Latar Belakang : Penyebaran tinggi rendahnya angka kesakitan DBD dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perilaku manusia yang dapat memberi peluang tempat berkembangbiaknya vektor DBD. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan faktor lingkungan dan perilaku pencegahan dengan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Banyumas. Metodelogi : jenis penelitian observasinal analitik dengan pendekatan case control. Sampel dalam penelitian dengan teknik consecutive sampling sebanyak 39 orang pada kelompok kasus, sedangkan pada sampel kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling sebanyak 39 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah kelembaban dalam rumah, suhu udara dalam rumah, jumlah tempat penampungan air, keberadaan barang bekas, kebiasaan menggantung pakaian, kebiasaan menguras tempat penampungan air dan kebiasaan penggunaan obat anti nyamuk. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan chi-square. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan kuesioner Hasil Penelitian : dari hasil analisis didapatkan bahwa faktor-faktor yang berhungan dengan kejadian DBD yaitu kebiasaan menggantung pakaian (P= 0,000, OR = 21,583, 95%CI = 4,554 – 102,293), faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian DBD yaitu keberadaan barang bekas di sekitar rumah (P=0,556, OR=0,487, 95%CI = 0,42-5,601), kelembaban dalam rumah (P= 0,610), Suhu udara dalam rumah (P=0,288, OR= 2,182, 95%CI = 0,505 – 9,434), jumlah tempat penampungan air (P=0,173, OR = 1,867, 95%CI= 0,758 – 4,598), kebiasaan pemakaian obat anti nyamuk (P = 0,482, OR=0,719, 95%CI = 0,286 – 1,807), kebiasaaan menguras tempat penampungan air (P = 0,644, OR=0,649, 95%CI = 0,102 – 4,113). Kesimpulan : variabel yang berhubungan dengan kejadian DBD di Kabupaten Banyumas yaitu kebiasaan menggantung pakaian. Masyarakat perlu mengurangi kebiasaan menggantung pakaian dan meningkatkan kegiatan PSN di lingkungan rumah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT THE RELATIONSHIP OF ENVIRONMENTAL FACTOR AND PREVENTION BEHAVIOR WITH THE EVENT OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DBD) IN BANYUMAS REGENCY Istamala Salisa, Saudin Yuniarno, Devi Octaviana Background : The spread of high and low DHF morbidity rate is influenced by environmental factors and human behavior that can provide opportunities for breeding of dengue vector. The purpose of this research is to determine the relationship of environmental factors and preventive behavior with the incidence of dengue fever (DHF) in Banyumas Regency. Methodology : this study is analytic observasional with case control approach. The research sample with consecutive sampling technique was 39 case, while the control with purposive sampling technique was 39 people. Variable in this research were humidity in the house, temperature, amount of water containers, the existence of used good in around the house, hanging clothes habits, draining habits the water contrainer and anti-mosquito use habit. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with chi square. Data obtained by observasion and kuesioner Results : from the research result was found that significant factor was hanging clothes habits (P= 0,000, OR = 21,583, 95%CI = 4,554 – 102,293), were not significant were the existence of used goods in around the house (P=0,556, OR=0,487, 95%CI = 0,42-5,601), humidity in the house (P= 0,610), temperature (P=0,288, OR= 2,182, 95%CI = 0,505 – 9,434), amount of water containers (P=0,173, OR = 1,867, 95%CI= 0,758 – 4,598), anti-mosquito use habits(P = 0,482, OR=0,719, 95%CI = 0,286 – 1,807), draining habits the water container (P = 0,644, OR=0,649, 95%CI = 0,102 – 4,113). Conclusion : the variable related with the incidence of DHF in Banyumas Regency is the habit of hanging clothes. The community needs to reduce the habit of hanging clothes and increase the activities PSN in the environment around the house
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save