Home
Login.
Artikelilmiahs
27074
Update
AVLYA ZELYKA AZ ZAHRA
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN PERSEPSI KELUARGA TERHADAP PENYAKIT SKIZOFRENIA PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD BANYUMAS DAN RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: skizofrenia adalah bentuk paling umum dari penyakit mental yang parah. Penyakit ini adalah penyakit yang serius dan mengkhawatirkan yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realitas (berupa halusinasi dan waham), gangguan kognitif (tidak mampu berpikir abstrak) serta mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. skizofrenia adalah bentuk paling umum dari penyakit mental yang parah. Penyakit ini adalah penyakit yang serius dan mengkhawatirkan yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realitas (berupa halusinasi dan waham), gangguan kognitif (tidak mampu berpikir abstrak) serta mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kurangnya pengetahuan dari keluarga dalam hal merawat pasien, menjadi faktor utama dalam meningkatnya angka kekambuhan penderita skizofrenia. Beberapa faktor yang dapat memengaruhi pengetahuan, diantaranya: tingkat pendidikan, motivasi, pengalaman, dan persepsi. Tujuan : Untuk mengetahui persepsi keluarga tentang penyakit Skizofrenia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik observasional, dengan metode pendekatan secara cross-sectional. Penelitian ini menggunakan teknik Consecutive sampling. Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji chi-square. Hasil: Hasil uji Chi-Square bernilai p = 0,546 untuk jenis kelamin, p = 0,214 untuk usia, p = 0,997 untuk hubungan keluarga dengan pasien, dan p = 0,431 antara persepsi keluarga di RSUD Banyumas dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05) Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara Persepsi Keluarga di RSUD Banyumas dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Schizofrenia is the most common form of severe mental illness. This disease is a serious and worrying disease that is characterized by a decrease or inability to communicate, disruption of reality (in the form of hallucinations and understandings), cognitive impairment (unable to think abstractly) and having difficulty doing daily activities. Lack of knowledge from the family in terms of caring for patients, is a major factor in the increasing rate of recurrence in szhizofrenics. Several factors can influence knowledge, including: level of education, motivation, experience, and perception. Objective: finding out family perceptions about schizophrenia. Methods: this research is an observational analytic quantitative research, with ceross-sectional approach. This study uses Consecutve Sampling technique. The test used in this study is the Chi-Square test. Result: the result from Chi-Square test are p = 0,546 for gender, p = 0,214 for age, p = 0,997 for family relationship with patients, and p = 0,431 between family perceptions in Banyumas Hospital and RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo showed no significant difference (p>0,05) Conclusion: There was no significant difference between Family Perception at Banyumas General Hospital and Prof. Dr. Margono Soekarjo General Hospital.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save