Home
Login.
Artikelilmiahs
27071
Update
ADE RAHMAWATI
NIM
Judul Artikel
CLUSTERING MANGROVE BERDASARKAN TINGKAT KERAPATAN DI SEGARA ANAKAN BAGIAN BARAT, CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Clustering Mangrove Berdasarkan Tingkat Kerapatan di Segara Anakan Bagian Barat, Cilacap”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui clustering berdasarkan kerapatan mangrove di Segara Anakan Bagian Barat, Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster random sampling berdasarkan kondisi daerah sungai dengan membagi lokasi menjadi 20 stasiun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Data kerapatan mangrove dianalisis dengan menggunakan analisis clustering dan disajikan dalam bentuk dendogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis clustering potensi kerapatan pohon mangrove di Segara Anakan Bagian Barat, Cilacap terbentuk menjadi 3 pola cluster. Cluster pertama terbentuk oleh stasiun 15, 18, 9, 17, 3, 6, 8, 1, 2 dan stasiun 5 yaitu membentuk cluster {((15.18),(9.17),(3.6)),8)); ((1.2),5)}. Cluster kedua terbentuk oleh stasiun 4, 10, 12 dan stasiun 14 yaitu cluster {(((4.10),14,12))}. Cluster ketiga terbentuk oleh stasiun 11, 20, 16, 7, dan stasiun 19 yaitu cluster {(((11.20)16));(7.19))}. Cluster yang memiliki kekerabatan paling dekat yaitu terbentuk pada cluster stasiun 15 dan stasiun 18 dengan nilai ED 254,0, sedangkan cluster yang kekerabatan yang jauh yaitu terbentuk pada cluster oleh stasiun (((15.18),(9.17),(3.6),(8)), ((1.2),(5)), ((4.10)(14))(12))) yang bergabung menjadi satu dengan stasiun ((11.20),(16), (7.19)) yang memiliki nilai ED 3.498,5. Kata kunci : Clustering, Mangrove, Segara Anakan, Cilacap.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled “Clustering Mangrove based on mangrove density in the Western of Segara Anakan, Cilacap”. The objective of this research was to analyse in mangrove clustering based on mangrove density in the Western of Segara Anakan, Cilacap. The method used survey method with cluster random sampling to divide research area into 20 stations. This research was conducted on July 2019. The mangrove’s density were analyzed using the clustering analysis with dendogram pattern. The result of this research showed that clustering analysis of mangrove density in Western of Segara Anakan was developed into three cluster patterns. Cluster 1 was arranged by station 15, 18, 9, 17, 3, 6, 8, 1, 2, and station 5 that was arrange by {((15.18),(9.17),(3.6)),8)); ((1.2),5)}. Cluster 2 was arranged by station 4, 10, 12, and station 14 that was arranged by {(((4.10),14,12))}. Cluster 3 was arranged by station 11, 20, 16, 17, and station 19 that was arranged by {(((11.20)16));(7.19))}. Station 15 and station 18 were nearest relation because had ED value of 254,0and longest relation were cluster of station (((15.18),(9.17),(3.6),(8)), ((1.2),(5)), ((4.10)(14))(12))) which are formed together with station ((11.20),(16), (7.19)) with ED value of 3.498,5. Keyword : Clustering, Mangrove, Segara Anakan, Cilacap.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save