Home
Login.
Artikelilmiahs
27069
Update
DIAN SUSANTIKA DEWI
NIM
Judul Artikel
GUGAT CERAI KARENA NAFKAH WAJIB TIDAK TERPENUHI (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Banjarnegara Nomor:719/Pdt.G/2018/PA.Ba)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
GUGAT CERAI KARENA NAFKAH WAJIB TIDAK TERPENUHI (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Banjarnegara Nomor:719/Pdt.G/2018/PA.Ba) Oleh : DIAN SUSANTIKA DEWI E1A014070 ABSTRAK Perceraian adalah putusnya hubungan perkawinan antara suami isteri salah satunya terjadi pada perkara gugat cerai di Pengadilan Agama Banjarnegara Nomor: 719/Pdt.G/2018/PA.Ba. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai Pertimbangan hukum Hakim dalam mengabulkan perkara gugat cerai karena nafkah wajib tidak terpenuhi dalam Pengadilan Agama Banjarnegara Nomor:719/Pdt.G/2018/PA.Ba. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian prefektif analitis, metode pengumpulan data studi kepustakaan, metode analisis dan normatif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan Perkara tersebut berdasarkan pada Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo Pasal 19 huruf (b) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (b) Kompilasi Hukum Islam sebagai alasan dikabulkanya gugat cerai tersebut, sehingga menurut peneliti sebaiknya dilengkapi dengan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam dan Pasal 33 dan 34 Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan jo Pasal 80 ayat (1) dan ayat (2) Kompilasi Hukum Islam yang berisi Hak dan Kewajiban suami isteri, serta mempertimbangkan alasan- alasan perceraian pada Pasal 116 huruf (g) angka 4 (empat) Kompilasi Hukum Islam mengenai sighat taklik talak. Kata Kunci: Gugat Cerai, Nafkah Wajib
Abtrak (Bhs. Inggris)
DIVORCE SUED BECAUSE THE MANDATORY INCOME IS NOT FULFILLED (Juridical Review of the Banjarnegara Religious Court Decision Number: 719 / Pdt.G / 2018 / PA.Ba) By: DIAN SUSANTIKA DEWI E1A014070 ABSTRACK Divorce is a broken marriage relationship between husband and wife, one of which occurs in divorce cases in the Banjarnegara Religious Court Number: 719 / Pdt.G / 2018 / PA.Ba. The problem in this research is how the legal consideration of judges in granting divorce sued because the mandatory income is not fulfilled in the Banjarnegara Religious Court Number: 719 / Pdt.G / 2018 / PA.Ba. The research method used in this study was using a normative jurdical approach, prescriptive analytical research specifications, secondary data sources, collection of literature study data and inventory, presentation of narrative text data, qualitative normative data analysis. The results of the research and discussion can be concluded that the judges' legal considerations in granting the case were based on Article 39 paragraph (2) of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage in conjunction with Article 19 letter (b) Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letter (b) Compilation of Islamic Law as the reason for granting the divorce suit, so according to the researcher, it should be completed with Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 of 1975 jo. Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law and Articles 33 and 34 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage in conjunction with Article 80 paragraph (1) and paragraph (2) Compilation of Islamic Law which contains the rights and obligations of husband and wife, as well 116 letter (g) number 4 (four) Compilation of Islamic Law concerning sighat taklik talak. Keywords: Divorce sued, Mandatory income
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save