Home
Login.
Artikelilmiahs
26960
Update
REYKA FERSTA JAYENG SAVIRA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI MINAPADI DAN KEUNTUNGAN USAHA TANI KECAMATAN MANDIRAJA KABUPATEN BANJARNEGARA (Analysis Of The Factors That Influence The Adoption Of Rice-Fish And The Profitability Of Farming In The Mandiraja Sub-District Of Banjarnegara)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Banjarnegara merupakan kabupaten/kota yang memiliki jumlah rumah tangga perikanan tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Salah satu cara budidaya perikanan di Banjarnegara adalah dengan sistem minapadi. Kecamatan Mandiraja merupakan kecamatan yang memiliki jumlah petani minapadi terbanyak di Kabupaten Banjarnegara, sehingga Kecamatan Mandiraja dipilih sebagai tempat penelitian. Terdapat tiga desa yang menjadi sentra usahatani minapadi di Kecamatan Mandiraja yaitu, Desa Banjengan, Desa Kertayasa, dan Desa Simbang, sehingga penelitian berfokus di tiga desa tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) menganalisis pengaruh luas lahan yang dimiliki petani, umur petani, keikutsertaan dalam kelompok tani dan status pendidikan formal terhadap keputusan petani untuk memilih mengadopsi atau tidak usaha tani minapadi di Kecamatan Mandiraja. (2) Menganalisis perbandingan keuntungan usahatani konvensional dengan usaha tani minapadi di Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan kuisioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menujukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengadopsi usahatani minapadi di Kecamatan Mandiraja adalah faktor umur dan faktor lama usahatani. Sedangkan faktor luas lahan dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap keputusan petani untuk mengadopsi usahatani minapadi di Kecamatan Mandiraja. Perbandingan keuntungan antara usahatani minapadi dan usahatani konvensional menujukkan bahwa keuntungan usahatani minapadi lebih banyak dibandingkan keuntungan usahatani konvensional.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Banjarnegara is a district that has the highest number of fishery households in Central Java Province. One of the ways of aquaculture in Banjarnegara is the rice-fish farming. Mandiraja is a District that has the highest number of rice-fish farmers in Banjarnegara, so Mandiraja District was chosen as a research site. There are three villages that are the centers of Minapadi farming in Mandiraja District, that is, Banjengan, Kertayasa, and Simbang, so the research focuses on these three villages. The objectives in this study were (1) to analyze the influence of the area of land owned by farmers, farmer age, length of farming and formal education status on the decision of farmers to choose whether or not to adopt a rice-fish system in Mandiraja District. (2) Analyzing the comparative advantages of conventional farming with rice-fish farming in Mandiraja Sub-district, Banjarnegara. This research uses interview and questionnaire techniques. The sampling technique uses proportionate stratified random sampling. The results showed that the factors influencing the decision of farmers to adopt rice-fish farming in Mandiraja District were age and old farming factors. While the land area and education level factors do not influence the decision of farmers to adopt rice-fish farming in Mandiraja District. Comparison of the benefits between rice-fish farming and conventional farming shows that the benefits of rice-fish farming are more than the benefits of conventional farming.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save