Home
Login.
Artikelilmiahs
26958
Update
GEMBONG SATRIA MAHARDHIKA
NIM
Judul Artikel
PERBANDINGAN GEN ica A/D PADA Methicilin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) PENGHASIL BIOFILM ANTARA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT DENGAN MASYARAKAT UMUM DI BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Staphylococcus berasal dari kata staphyle berarti kelompok buah anggur, coccus berarti bulat dan aureus berarti keemasan. Methicilin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) telah menjadi pathogen utama di Negara berkembang. Munculnya strain bakteri yang resisten terhadap banyak antibiotik termasuk bakteri Staphylococcus aureus, merupakan masalah yang serius, apalagi didukung kemampuan bakteri ini dalam membentuk biofilm, menyebabkan agen antimikroba dan respon sistem imun tidak efektif dalam mengeliminasi sel biofilm. Menurut data yang diumumkan WHO, lebih dari 60 % infeksi mikroba disebabkan oleh biofilm. Produksi biofilm pada S. aureus difasilitasi oleh adanya gen ica, yang merupakan suatu gen operon terdiri atas ica A, B, C dan D Tujuan: Mengetahui perbandingan gen ica A/D pada MRSA penghasil biofilm antara tenaga kesehatan di rumah sakit dan masyarakat umum di Banyumas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang bertujuan menggambarkan gen ica AD pada MRSA penghasil biofilm antara tenaga kesehatan di RS TK.III Wijayakusuma Purwokerto dibandingkan dengan masyarakat umum di Banyumas. Sampel diambil menggunakan metode nasal swab. Pemeriksaan mikrobiologis dilakukan untuk identifikasi strain MRSA. Identifikasi biofilm menggunakan microtiter plate biofilm assay, setelah itu mendeteksi gen ica A/D. Hasil: Total 120 sampel yang diperiksa, satu sampel (0,008%) menunjukkan hasil MRSA dan 6 sampel (0,05%) menunjukkan hasil MSSA. Total 7 sampel dilakukan pemeriksaan biofilm menunjukkan satu sampel dengan hasil moderate biofilm, 2 sampel weak biofilm, 4 sampel non biofilm. Pemeriksaan deteksi gen ica A/D dilakukan pada 3 sampel yang menunjukkan hasil moderate biofilm dan weak biofilm. Hasil yang didapatkan yaitu pada 3 sampel menunjukkan hasil gen ica A/D yang positif. Perbandingan antara gen ica A/D pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit dengan masyarakat umum tidak dapat dilakukan, karena sampel MRSA hanya ditemukan pada kelompok tenaga kesehatan di Rumah Sakit. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan gen ica A/D pada MRSA penghasil biofilm antara tenaga kesehatan di Rumah Sakit dibandingkan dengan masyarakat umum di Kabupaten Banyumas, karena hanya ditemukan 1 sampel MRSA yaitu pada kelompok tenaga kesehatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The emergence bacterial strains which are resistant to an antibiotic, including MRSA has become a serious problem, especially when supported by the bacteria’s ability to produce biofilm can cause microbial agent not effective in eliminating the biofilm. Biofilm production in S. aureus is facilitated by the existence of the ica AD gene. The aims of this study is to know the positivity of ica A/D gen in biofilm-producing MRSA between healthcare workers in hospital and general population. This study was a cross-sectional study aimed to portray the ica AD gen of biofilm-producing MRSA between healthcare workers in Hospital compared to the general population. Biofilm was identified using microtiter plate biofilm assay, the ica A/D gen detection was done. The results is one sample (0,008%) showed MRSA result and six samples (0,05%) showed an MSSA result. Total of 7 samples underwent biofilm examination, there was one sample with moderate biofilm, two samples with weak biofilm, and four samples showed no biofilm. It was known that 3 samples showed positive ica A/D gen. Comparison of ica A/D gen in healthcare workers and general population could not be done, because the MRSA samples were found only in the healthcare workers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save