Home
Login.
Artikelilmiahs
26911
Update
ASTIKA INDIRA KHANSA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KOMPARATIF USAHA BUDIDAYA UDANG SISTEM TRADISIONAL DENGAN SISTEM SEMI-INTENSIF DI DESA PANTAI BAKTI KECAMATAN MUARAGEMBONG KABUPATEN BEKASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Komparatif Usaha Budidaya Udang Sistem Tradisional dengan Sistem Semi-Intensif Di Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi”. Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas tentang perbandingan keuntungan antara usaha budidaya udang sistem tradisional dengan sistem semi-intensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbandingan pendapatan dan efisiensi antara usaha budidaya udang sistem tradisional dengan sistem semi-intensif. Jumlah responden yang di ambil dalam penelitian ini berjumlah 84 responden, dimana 79 responden merupakan petambak udang dengan sistem tradisional dan 5 responden merupakan petambak udang dengan sistem semi-intensif, penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive random sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan analisis keuntungan dan uji t sampel independen untuk data keuntungan usaha budidaya udang, didapatkan bahwa keuntungan dalam usaha budidaya udang sistem semi-intensif lebih tinggi bila dibandingkan dengan keuntungan dalam usaha budidaya udang sistem tradisional dengan nilai probabilitas kesalahan sebesar 0,004 dan selisih keuntungan sebesar Rp352.322 per 100 m2. Selain itu, dalam analisis efisiensi ekonomis menggunakan rumus nilai R/C rasio dan uji t sampel independen untuk data nilai R/C rasio usaha budidaya udang, didapatkan bahwa nilai R/C rasio usaha budidaya udang sistem tradisional lebih tinggi bila dibandingkan dengan nilai R/C rasio usaha budidaya udang sistem semi-intensif dengan nilai probabilitas kesalahan sebesar 0,000. Implikasi dari penelitian ini yaitu dalam budidaya udang dengan sistem tradisional di Desa Pantai Bakti, petambak dapat meningkatkan keuntungan dengan cara menggunakan pakan dalam proses budidaya. Hal tersebut dapat dilakukan untuk menambah bobot berat pada udang. Apabila dilihat pada nilai efisiensi ekonomis, usaha budidaya udang sistem semi-intensif lebih rendah bila dibandingkan dengan sistem tradisional. Hal tersebut terjadi karena usaha budidaya udang sistem semi-intensif masih dalam tahap permulaan. Oleh karena itu dalam tahap permulaan usaha budidaya udang sistem semi-intensif diperlukan adanya pembinaan mengenai budidaya dengan sistem tersebut sehingga petambak dapat menjalankan budidaya dengan tepat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled: "Comparative Analysis of Traditional Shrimp Farming System and Semi-intensive Shrimp Farming System at Pantai Bakti Village Muaragembong Subdistrict Bekasi Regency”. This research entitled: "Comparative Analysis of Traditional Shrimp Farming System and Semi-intensive Shrimp Farming System. The purpose of this research are to compare the profit and the efficiency of traditional shrimp farming system and semi-intensive shrimp farming system. The The number of respondents in this research were 84 respondents, which is 79 respondents are shrimp farmers with traditional system farming and 5 respondents are shrimp farmers with semi-intensive system farming,the respondents is determined by using purposive random sampling method. Based on the results of research and data analysis using profit analysis and independent sample t test for data on the profitability of shrimp farming, it was found that the profits in the semi-intensive shrimp farming system was higher when compared to the profits in the traditional shrimp farming system with an error of probability value is 0.004 and the difference of the profit is IDR 352,322 per 100 m2. In addition, in the analysis of economic efficiency using the formula R/C ratio value and independent sample t test for data on the R/C value of the shrimp farming systems, it was found that the R/C ratio of the traditional shrimp farming system was higher when compared to the R/C ratio of semi-intensive shrimp farming system with an error of probability value is 0,000. The implication of this research is that in traditional shrimp farming system in Pantai Bakti Village, farmers can increase profits by using feed in the cultivation process. This can be done to add weight of the shrimp. When viewed in terms of economic efficiency), the semi-intensive shrimp farming system is lower than the traditional shrimp farming system. That happens because the semi-intensive shrimp farming system is still in its initial stages. Therefore, in the early stages of the semi-intensive shrimp farming system, it is necessary to provide guidance regarding cultivation with the system so that farmers can carry out the cultivation appropriately.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save