Home
Login.
Artikelilmiahs
26876
Update
WAHYU DWI SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI BAHAN TAMBAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM JAMURPAHA AYAM (Coprinus comatus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Coprinus comatus merupakan salah satu jamur pangan yang potensial untuk dibudidayakan secara komersial. Jamur C. comatus termasuk ke dalam jamur edible dan medicinal. Tubuh buah C. comatus mengandung antioksidan dan beberapa asam amino esensial. Jamur C. comatus tumbuh optimal pada medium yang mengandung suplemen. penambahan suplemen pada medium tanam jamur bertujuan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan jamur. Suplemen ditambahkan dengan jumlah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi jenis suplemen dan konsentrasi suplemen yang optimal untuk pertumbuhan jamur C. comatus. Penelitian ini dilaksanakan di C.V. Asa Agro Corporation, Cianjur pada bulan Desember 2018 hingga Maret 2019. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial dengan dua faktor uji yaitu jenis dan konsentrasi suplemen. Suplemen yang digunakan yaitu dedak padi (bekatul), dedak jagung (ampok), dedak gandum (polar), dan tepung gandum. Konsentrasi suplemen yang digunakan yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu penambahan suplemen dengan konsentrasi berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan miselium jamur C. comatus. Suplemen yang baik untuk menumbuhkan jamur C. comatus adalah ampok jagung dan dedak padi. Konsentrasi yang optimal untuk pertumbuhan miselium jamur C. comatus adalah dedak jagung dengan konsentrasi 5% dan dedak padi dengan konsentrasi 15%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Coprinus comatus is one of the potential edible mushrooms for commercial cultivation. C. comatus is a group of edible and medicinal mushrooms. The body of C. comatus contains antioxidants and several essential amino acids. C. comatus mushrooms grow optimally on medium with supplements. The addition of supplements into the medium aims to provide the nutrients that mushrooms need. Supplements are added in certain amounts. This study aims to determine the optimal combination of supplement types and supplement concentrations for C. comatus growth. This research was conducted at C.V. Asa Agro Corporation, Cianjur in December 2018 to March 2019. The research was conducted with an experimental method using a completely randomized design factorial pattern with two test factors namely the type and dosage of supplements. Supplements used are rice bran (bran), hominy (ampok), wheat bran (polar), and whole wheat flour. The supplementary concentration used are 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. The results obtained from this study are the addition of supplements with different doses significantly affect the micelial growth of C. comatus. A good supplement for growing C. comatus is hominy and rice bran. The optimal concentration for the growth of C. comatus mycelium is hominy with a concentration of 5% and rice bran with a concentration of 15%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save