Home
Login.
Artikelilmiahs
26815
Update
LEYNI SABATINI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman tomat (Solanum lycopersicum) merupakan jenis tanaman sayuran yang dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tomat memiliki nilai ekonomi yang cukup besar dalam pemasarannya, namun dalam hal budidaya memerlukan penanganan cukup intensif. Penggunaan pupuk organik cair menjadi salah satu usaha guna meningkatkan produksi tanaman tomat. Pemberian pupuk organik cair Herbafarm dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan (P) yaitu masing-masing perlakuan dilakukan ulangan sebanyak 5 kali. Konsentrasi pupuk organik cair masing-masing perlakuan, antara lain P0 (kontrol), P1 (10 ml/l air), P2 (20 ml/l air), dan P3 (30 ml/l air) sedangkan kontrol (K) tidak mendapat perlakuan. Parameter yang diukur, meliputi tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, diameter batang, dan jumlah ruas batang. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman tomat, kosentrasi 20 ml/l air merupakan perlakuan yang terbaik terhadap tinggi tanaman, luas daun, jumlah daun, diameter batang, dan jumlah ruas batang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tomato plants (Solanum lycopersicum) are a type of vegetable plant that can grow both in the lowlands and highlands. Tomatoes have considerable economic value in their marketing, but in terms of cultivation requires intensive handling. The use of liquid organic fertilizer is one of the efforts to increase the production of tomato plants. Provision of Herbafarm liquid organic fertilizer can increase the growth and yield of tomato plants. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments (P), each treatment will be repeated 5 times. The concentration of liquid organic fertilizer for each treatment included P0 (control), P1 (10 ml / l water), P2 (20 ml / l water), and P3 (30 ml / l water) while the control (K) did not get treatment. The parameters measured included plant height, leaf area, number of leaves, stem diameter, and number of stem segments. Data obtained were analyzed by ANOVA and continued with the Less Significant Difference (LSD) with a confidence level of 95% There were significant differences in the administration of liquid organic fertilizer to tomato plant, the concetration of 20 ml/l water was the best for plant height, leaf area, number of leaves, stem diameter, and number of stem segments. Keywords: herbafarm liquid organic fertilizer; Solanum lycopersicum; vegetative growth
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save