Home
Login.
Artikelilmiahs
26744
Update
MUFADILA DAY MUHYI
NIM
Judul Artikel
DIVERSITY AND EVENNESS OF MEDICINAL PLANTS IN BANTARBOLANG NATURE RESERVE BLOCK 19-21, PEMALANG, CENTRAL JAVA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
RINGKASAN Cagar alam Bantarbolang yang terletak di desa Kebon Gede, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Bantarbolang salah satu cagar alam yang mempunyai struktur dan komposisi vegetasi yang kompleks, sehingga memungkinkan terdapat keanekaragaman jenis tumbuhan yang dapat tumbuh di dalam kawasan konservasi, salah satunya adalah keanekaragaman jenis tumbuhan bawah yang berkhasiat obat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan obat di cagar alam Bantarbolang blok 19-21 dan untuk mengetahui kemerataan jenis tumbuhan obat di cagar alam Bantarbolang blok 19-21. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survai dan pengambilan sampel menggunakan petak kuadrat secara sistematis. Variabel yang diamati terdiri dari Variabel terikat adalah jenis tumbuhan obat, sedangkan variabel bebas meliputi faktor lingkungan yang terdiri atas suhu, intensitas cahaya, kelembapan, tutupan kanopi pohon, pH tanah dan parameter yang diamati adalah jumlah jenis dan jumlah individu tumbuhan obat. Sampel tumbuhan obat dibuat herbarium dan disimpan di PUNS sebagai informasi di masadepan. Data yang dipeloreh dianalisis menggunakan Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Keanekaragaman (H’), Indeks Kemerataan Jenis (e) dan indeks kesamaan komunitas (IS). Hasil penelitian didapatkan keanekaragaman obat di Cagar Alam Bantarbolang Blok 19-21 termasuk tinggi (H’≥0) terdapat 48 jenis dari 33 famili tumbuhan obat. Kemerataan jenis tumbuhan obat di cagar alam Bantarbolang blok 19-21 tergolong rendah (e mendekati angka 0). Alocasia cucullata merupakan jenis tumbuhan obat yang dominan pada jarak 0-200 meter dari tepi hutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study was conducted in Bantarbolang Nature Reserve located in Kebon Gede village, Bantarbolang sub-district, Pemalang Regency. Bantarbolang is one of the nature reserves that have the structure and composition of complex vegetation so that there is a diversity of plants which can grow in a conservation area, such as medicinal plants diversity. The objectives of this study were to know the various species of medicinal plants in the Bantarbolang nature reserve block 19-21 and to know the evenness of medicinal plants in the Bantarbolang nature reserve block 19-21. This study was conducted with survey methods and sampling using a systematic square plot. The variables observed consists of dependent variables i.e. the species of medicinal plant and independent variables include environmental factors i.e. temperature, light intensity, humidity, canopy cover, and soil pH. The parameters observed are the number of species and individual number of medicinal plants. The data were analyzed using the Important Value Index (IVI), Diversity Index (H'), Evenness Index (e) and Similarity Index (IS). The plant samples were made into voucher herbarium and stored in PUNS for future references. The results of the study showed that the diversity of medicinal plants in the Bantarbolang Nature Reserve Block 19-21 was high (H’≥0) with 48 species from the 33 families of medicinal plants. Evenness of medicinal plants in Bantarbolang nature reserve block 19-21 is low (e closer to 0). Alocasia cucullata is a dominant species of medicinal plant of a distance of 0-200 meters from the forest edge.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save