Home
Login.
Artikelilmiahs
26663
Update
LUTHVERA NUR PRAMESTI
NIM
Judul Artikel
Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Studi Manajemen Kehutanan di Desa Watuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Studi Manajemen Kehutanan di Desa Watuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas” bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan proses manajemen dalam program PHBM di Desa Watuagung mulai dari perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan/pelaksanaan (actuating) dan pengawasan/evaluasi (controlling). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan validitas data diuji dengan triangulasi sumber. Ringkasan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, pelaksanaan PHBM sebagai model pengelolaan hutan banyak ditemui permasalahan, salah satunya pelaksanaan PHBM di Desa Watuagung. Proses manajemen PHBM mulai peencanaan hingga evaluasi belum dilaksanakan secara maksimal. Perencanaan yang menjadi dasar bagi pelaksanaan program hanya menjadi ajang penyampaian tujuan perhutani dalam mencapai target produksi getah, sedangkan LMDH hanya mampu merencanakan rencana kerja yang sama seperti pedoman PHBM dan tidak ada inisiatif pemberdayaan. Proses pengorganisasian, pembentukan LMDH dilakukan secara partisipatif antara Perhutani dengan masyarakat desa hutan, seluruh jabatan terisi dengan jobdesk masing-masing, namun penempatan orang-orang ke dalam jabatan organisasi tidak didasarkan pada kemampuan. Dan selama dua periode tidak terjadi pergantian pengurus LMDH atau rotasi pengurus. Proses pelaksanaan PHBM hanya dipahami LMDH sebagai upaya membantu Perhutani dalam mencapai target produksi, sehingga kegiatannya hanya berkutat pada produksi getah agar mendapat sharing bagi hasil dari Perhutani, orientasi LMDH telah serupa dengan perhutani sebagai perusahaan. Kemudian evaluasi PHBM hanya menjadi ajang formalitas semata agar terlihat telah dilakukan monitoring dan evaluasi, namun yang ditemui adalah dokumen hasil monev selalu beirisi laporan yang sama setiap tahunnya. Kata Kunci : PHBM, Manajemen, Perencanaan, Pengorganisasian, Pengaktualisasian, Pengawasan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The title of this research is “Community Based Forest Management (PHBM) study of forestry management in Watuagung”, it aims to understand and describe management processes of PHBM’s program in Watuagung of Banyumas Regency" from planning, organizing, actuating, and controlling. The research was used descriptive qualitative method with case studies approach. Data collected trough observation, interview and documentation. The data were analyzed using analytical methods, Miles and Huberman interactive model. The validity of data was examined using the triangulation of sources. The research summarized, that the implementation of the PHBM as models of forestry management contains many problems in it. The process of PHBM begin with planning to the evaluation and it has not been implemented to its full potential. The planning process which is the basis for the implementation of the program, only became the event of deliverying the purpose of the Perhutani in achieving target production, while the LMDH only able to produced programs that similar with the PHBM plans guideline and there is no initiative empowerment on it. The process of organizing, succesfully forming the organisation of LMDH are done in participatory between Perhutani and the community of forest village, the whole positions was filled, however the placement is not based on“the right man on te right place” principal. The implementation process of the PHBM was interpreted that LMDH assist to help Perhutani in achieving target production, so that its activities just dwelling on the production in order to gets results of sharing from Perhutani. The LMDH’s orientation has been similar to the Perhutani as a company. In addition, the evaluation process of the PHBM was seen as formality suggesting that monitoring and evaluation has been done. Therefore the monitoring and evaluation always produced the same documents each year. Keywords : Community Based Forest Management (PHBM), Management, Planning, Organizing, Actuating and Controlling.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save