Home
Login.
Artikelilmiahs
26655
Update
VITA YUDIANTI
NIM
Judul Artikel
KINERJA ANGGOTA GAPOKTAN DALAM PENGELOLAAN PROGRAM PUAP (PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN) DI DESA BUNTON, KECAMATAN ADIPALA, KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Program PUAP merupakan program pemerintah dalam bentuk pemberian bantuan modal kepada petani melalui gapoktan. Desa Bunton merupakan salah satu penerima dana PUAP yang pengelolaannya merupakan salah satu yang paling baik di Kecamatan Adipala. Perkembangan dana PUAP Desa Bunton pada tahun 2018 mencapai Rp 140.283.000. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menegtahui pengelolaan PUAP oleh Gapoktan Desa Bunton, 2) mengetahui kinerja dari pengelolaan PUAP 3) mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja gapoktan dalam pengelolaan PUAP. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) di Desa Bunton karena merupakan pengelolaan PUAP terbaik di Kecamatan Adipala. Metode pemilihan responden yaitu sensus kepada anggota gapoktan penerimaan dana PUAP di Desa Bunton tahun 2018. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2019. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, Likert Summated Ratings untuk mengukur tingkat modal sosial dan kinerja gapoktan dalam pengelolaan PUAP serta analisis korelasi Rank Spearmans untuk mencari keeratan hubungan antara modal sosial dengan kinerja anggota Gapoktan dalam pengelolaan PUAP. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kinerja anggota gapoktan dalam pengelolaan PUAP, variabel modal sosial serta variabel pendapatan anggota penerima PUAP. Hasil analisis menujukan bahwa kinerja anggota gapoktan dalam pengelolaan PUAP cukup baik dimana perkembangan dana rata-rata mencapai 5% per tahun. Selain itu, kinerja anggota gapoktan dapat dari peningkatan kesejahteraan petani dengan adanya peningkatan pendapatan sebesar 12,3 % dan peningkatan luas lahan garapan petani sebesar 13%. Hal tersebut telah menunjukan bahwa sasaran dari program PUAP telah tercapai. Modal sosial anggota Gapoktan termasuk dalam kategori sangat baik dimana komponen yang rasa kepercayaan, timbal balik dan norma termasuk dalam kategori sangat baik dan jaringan sosial termasuk dalam kategori cukup baik. Aspek modal sosial mempunyai hubungan yang signifikan dengan kinerja gapoktan dalam kategori sedang. Komponen modal sosial yang memiliki hubungan signifikan dengan kinerja gapoktan dalam pengelolaan PUAP yaitu kepercayaan. Aspek pendapatan usahatani tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja gapoktan dalam pengelolaan PUAP.
Abtrak (Bhs. Inggris)
PUAP program was a government program in the form of providing capital assistance to farmers through farmer group union. Bunton Village was one of the PUAP fund recipients whoose was one of the best management in Adipala District. PUAP funds in Bunton Village reached Rp 140,283,000 on 2018. This study aims to find out: 1) knowing PUAP management by Gapoktan Bunton Village, 2) knowing the performance of PUAP management 3) Knowing the factors related to the performance of gapoktan in PUAP management. The research location was chosen purposively selection method which Bunton Village’s Gapoktan is the best manager of PUAP. The respondent was choosen by the census of members of the PUAP fund receiving group in Bunton Village in 2018. The research was conducted in February-March 2019. Data analysis method used by this research are descriptive analysis, Likert Summated Ratings to measure the level of social capital and Gapoktan performance in PUAP management and Rank Spearmans correlation analysis to find the level of relationship between social capital and the performance of Gapoktan members in PUAP management. The varriable used on this research are Gapoktan’s members performance in PUAP management, social capital of Gapoktan’s members and PUAP recipient income. The analysis result showed that the performance of Gapoktan members in PUAP management was quite good where the developed of funds reach 5% per year. In addition, the performance of Gapoktan members proven by increase of farmers' welfare with an increase on income about 12.3% and an increase of the arable land about 13%. This has shown that the objectives of the PUAP program have been achieved. Social capital of Gapoktan members' was a very good category where the components of a sense of trust, reciprocity and norm are included in the very good category and the social network was included in the quite good category. The aspect of social capital had a significant relationship with the performance of gapoktan in the medium category. The component of social capital that had a significant relationship with Gapoktan performance in PUAP management is trust. The aspect of farm income did not have a significant relationship with the performance of farmer group union in PUAP management.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save