Home
Login.
Artikelilmiahs
26653
Update
LAELA FITRIANI WAHYUNINGSIH
NIM
Judul Artikel
KAJIAN FINANSIAL PENGOLAHAN SERAT SABUT KELAPA BERKARET (SEBUTRET) PKBM AN-NUR DI DESA TAMBAKSARI KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Agroindustri merupakan usaha untuk meningkatkan efisiensi sektor pertanian hingga menjadi kegiatan sangat produktif melalui proses modernisasi pertanian. Usaha Kecil Menengah PKBM An-nur merupakan suatu industri pengolahan serat sabut kelapa berkaret (sebutret). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) besarnya biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usaha pengolahan sebutret. 2) kelayakan usaha pengolahan sebutret. 3) sensitivitas saat terjadi perubahan biaya bahan baku, harga produk, dan biaya tenaga kerja. Penelitian ini dilaksanakan di PKBM An-nur di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap pada tanggal 26 Maret 2019 sampai 26 April 2019. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis biaya dan pendapatan, analisis R/C, analisis Break Even Point (BEP), dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan usaha pengolahan sebutret di PKBM An-nur merupakan kegiatan usaha yang dilakukan sejak tahun 2007. Sebutret dijual langsung ke pedagang besar dan konsumen yang datang langsung ke tempat produksi. Produksi sebutret yang dihasilkan PKBM An-nur rata-rata 150 unit/lembar. Analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan per bulan menunjukkan bahwa rata-rata biaya sebesar Rp 18.092.891, penerimaan sebesar Rp 25.500.000 dan pendapatan sebesar Rp 7.407.109. Industri sebutret di PKBM An-nur layak dikembangkan karena nilai R/C sebesar 1,40. BEP produksi sebesar 80 unit dengan penerimaan sebesar Rp 13.485.518 dan BEP harga sebesar Rp 120.619. Analisis sensitivitas menunjukkan usaha pengolahan sabut kelapa berkaret mengalami kerugian pada asumsi bahan baku naik 117%, harga jual turun 30%, dan upah tenaga kerja naik 556%. Kata kunci : kelayakan finansial, serat sabut kelapa berkaret, agroindustri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Agroindustry is an effort to improve the efficiency of the agricultural sector to become a very productive activity through the process of agricultural modernization. Small and medium enterprises in An-nur PKBM is a rubber coir fiber processing industry. This study aims to determine: 1) the magnitude of the cost of production, revenue, and income of the processing business. 2) financial feasibility of financial processing. 3) sensitivity when changes in raw material costs, product prices, production levels and labor costs occur. This reseacrh was conducted at An-nur PKBM in Tambaksari village, Wanareja sub-district, Cilacap district on March 26, 2019 to April 26, 2019 Analysis used descriptive analysis, cost and income analysis, R/C ratio analysis, Break Even Point analysis (BEP), and sensitivity analysis. The results showed that the processing of rubber coir fiber was a business carried out since 2007. Rubber coir fiber was sold directly to the production site. Produced by An-nur PKBM on average 150 units/production. Analysis of costs, revenues, and income every month from January tp December 2017 shows that the average cost is Rp. 18,092,891, revenue is Rp. 25,500,000, and income is Rp. 7,407,109. This industry is feasible to be developed because the R/C is 1.40. Break Even Point (BEP) production of 80 units with revenues of Rp. 13,485,518. Sensitivity analysis shows that rubber coir processing has suffered losses on the assumption that raw materials are down 117%, selling prices are 30%, and labor costs are 556%. Keyword : financial viability,rubber coir fiber, agroindustry, central java.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save