Home
Login.
Artikelilmiahs
26492
Update
MUHAMAD SOLIKHIN
NIM
Judul Artikel
NILAI TAMBAH USAHA GULA KELAPA KRISTAL ORGANIK DI DESA SIKAPAT KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Sikapat merupakan salah satu desa yang memproduksi gula kristal organik. Pengolahan gula kristal menggunakan bahan baku nira. Gula kelapa kristal berwarna coklat , memiliki cita rasa yang khas, umur simpan yang lebih lama serta lebih mudah dalam penyajiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) biaya produksi, dan pendapatan usaha pengolahan gula kristal (2) besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan gula kristal. Penelitian dilaksanakan di Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas pada tanggal 30 Maret sampai 28 April 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Jumlah responden 15 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis biaya dan pendapatan, analisis nilai tambah dengan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap pengolahan 1 kilogram nira kelapa akan dihasilkan 0,16 kilogram gula kelapa kristal organik. Curahan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengolah 1 kilogram nira menjadi gula kelapa kristal organik adalah 0,03 HOK. Sumbangan input lain yang dibutuhkan dalam produksi gula kelapa kristal organik sebesar Rp58,00 per kilogram bahan baku. Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan nira kelapa menjadi gula kelapa kristal organik adalah Rp1.157,00 per kilogram bahan baku dengan rasio sebesar 47,91 persen terhadap nilai produk. Imbalan tenaga kerja sebesar Rp974,00 per kilogram. Keuntungan yang diterima sebesar Rp183,00 per kilogram. Margin yang dihasilkan sebesar Rp1.215,00 per kilogram.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sikapat Village is one of the villages that produces organic crystal sugar. The processing of crystal sugar uses nira as materials. The research aims are determine (1) the cost of production, and income of crystal sugar processing bussines; (2) the added value of crystal sugar processing bussines. This research was conducted in Sikapat Village, Sumbang sub-district, Banyumas on 30th March to 28th April 2019. The research method that uses is the survey. The research used 15 subjects. The Data obtained analyzed using analysis of cost and income, Hayami added value analysis method. The result showed that each processing of 1 kilogram of coconut sap will produce 0.16 kilograms of organic crystal coconut sugar. The outpouring of labor needed to process 1 kilogram of sap into organic crystal coconut sugar is 0.03 HOK. Other input donations needed in the production of organic crystal coconut sugar amounted to Rp58.00 per kilogram of raw material. The added value produced by processing coconut sap into organic crystal coconut sugar is Rp1,157.00 per kilogram of raw material with a ratio of 47.91 percent to the value of the product. Employee benefits amount to Rp974.00 per kilogram. Profits received amounted to Rp183.00 per kilogram. The resulting margin is Rp1,215.00 per kilogram.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save