Home
Login.
Artikelilmiahs
26476
Update
ANGGARA DWI USMAN MAULANA
NIM
Judul Artikel
PERAN BALAI PEMASYARAKATAN PURWOKERTO DALAM PROSES REINTEGRASI KLIEN PEMASYARAKATAN PENERIMA HAK PEMBEBASAN BERSYARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sulit bagi para mantan narapidana untuk bisa melaksanakan proses reintegrasi sosial setelah pernah terlibat tindakan pelanggaran hukum. Penelitian ini menggambarkan sejauh proses reintegrasi sosial yang dilakukan oleh Bapas Klas II Purwokerto terhadap mantan narapidana yang kemudian berstatus sebagai klien pemasyarakatan penerima hak Pembebasan Bersyarat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran Balai Pemasyarakatan Klas II Purwokerto dalam melaksanakan proses penelitian kemasyarakatan (Litmas) dan bimbingan kepribadian yang dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) terhadap para klien pemasyarakatan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dan penentuan narasumber secara purposive sampling. Penelitian ini juga menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi atas data yang bersumber dari data primer dan juga data sekunder yang tersedia (studi literatur, penelusuran di internet, buku, dan artikel ilmiah). Sedangkan, validasi data yang digunakan dalam penelitian dibuktikan dengan cara triangulasi data guna menghasilkan data yang jenuh dan juga deskripsi atas data yang informartif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Litmas dan bimbingan kepribadian oleh PK telah berjalan sesuai dengan alur dan tahapan yang ada. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang dirasa menjadi penghambat bagi PK untuk bisa bekerja secara optimal dalam melaksanakan proses reintegrasi sosial para klien pemasyarakatan, sehingga, ada beberapa hal yang dirasa menjadi catatan penting untuk diperhatkan bagi Bapas Klas II Purwokerto agar pelaksanaan reintegrasi sosial dapat dilaksanakan lebih optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
It is difficult for ex-prisoners to be able to carry out a social reintegration process after having been involved in an act of violation of the law. This study illustrates the extent of the social reintegration process carried out by Bapas Klas II Purwokerto towards ex-prisoners who later became correctional clients of the supervised release program. The purpose of this study was to determine the extent of the role of Purwokerto Class II Penitentiary in carrying out the community research process (Litmas) and personality guidance carried out by the Community Guidance (PK) to correctional clients. This research was conducted using qualitative methods and the determination of sources by purposive sampling. This study also uses interviews, observations, and documentation of data sourced from primary data and also available secondary data (literature studies, internet browsing, books and scientific articles). Meanwhile, the data validation used in the research is proven by triangulating data to produce saturated data and also an informative description of the data. The results showed that the implementation of Litmas and personality guidance by PK’s had proceeded according to the in appropriate flow and stages. However, there are still some obstacles that are resist the PK’s to be able to work optimally in carrying out the social reintegration process of correctional clients. So, there are few thing considered to be important notes to be considered by Bapas Klas II Purwokerto so that the implementation of social reintegration can be more optimally.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save