Home
Login.
Artikelilmiahs
26434
Update
AZZAHRA ELSA MEGA JULIA
NIM
Judul Artikel
PROSES KOLABORASI ANTARA KELOMPOK SWADAYA MASYARAKAT DENGAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BANYUMAS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengelolaan sampah merupakan salah satu upaya untuk menyelsaikan permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Banyumas dengan cara pilah sampah, manfaatkan dan musnahkan sisanya yang melibatkan semua elemen masyarakat dan pemerintah. Oleh karena itu, dibentuklah kolaborasi antara Kelompok Swadaya Masyarakat dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas untuk melakukan pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas dan lima KSM yang berada di Kelurahan Karangwangkal, Sumampir, Purwanegara, Purwokerto Wetan dan Berkoh. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kolaborasi antara Kelompok Swadaya Masyarakat dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas belum berjalan optimal dalam menyelesaikan masalah yang ada. Tahapan-tahapan dalam proses kolaborasi telah dilakukan mulai dari dialog tatap muka, membangun kepercayaan Kemudian tahapan berkomitmen dalam proses, saling memahami dan hasil sementara yang dirasakan berupa hasil negatif dan positif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Waste management is one of the efforts to solve the waste problem in Banyumas Regency by sorting waste, using it and destroying the rest that involves all elements of society and government. Therefore, collaboration was formed between the Non-Governmental Organizations and the Banyumas District Environmental Agency to manage waste. The research method used in this study is a qualitative method. This research was conducted at the Environmental Service Office of Banyumas Regency and five Self-Help Groups located in Karangwangkal, Sumampir, Purwanegara, Purwokerto Wetan and Berkoh Sub-Districts. Data analysis method used is an interactive analysis method. The results showed that the Collaboration between Self-Help Groups and the Banyumas District Environmental Office had not been running optimally in solving existing problems. The stages in the collaboration process have been carried out starting from face-to-face dialogue, building trust Then the stages are committed in the process, mutual understanding and the temporary results felt in the form of negative and positive results.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save