Home
Login.
Artikelilmiahs
26367
Update
ASTI AULIA PUSPASARI
NIM
Judul Artikel
KOMUNITAS IKAN DAN KOMPOSISI GUILD DI WADUK PENJALIN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Waduk Penjalin adalah habitat untuk beragam biota air salahsatunya ikan. Studi tentang komunitas ikan dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu secara struktural dan fungsional. Komunitas secara struktural dideskripsikan berdasarkan kekayaan spesies, kelimpahan, diversitas, similirasitas dan tingkatan trofik. Komunitas secara fungsional menggambarkan fungsi spesies dalam komunitas yang ditentukan dengan pemanfaatan sumber makanan (guild). Pemanfaatan makanan dalam rantai makanan merupakan proses transfer energi dan digambarkan dengan piramuida jumlah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji komunitas ikan antarstasiun dan komposisi guild dalam komunitas ikan di Waduk Penjalin. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan teknik purposive random sampling pada 5 stasiun di Waduk Penjalin. Struktur komunitas ikan meliputi kekayaan spesies, kelimpahan, indeks diversitas Shannon-Wiener (H’) dan Fisher’s-alpha (F), kemerataan (E), dominansi (D), dan similaritas dan komposisi guild meliputi herbivora, omnivora, dan karnivora dibandingkan antarstasiun secara deskriptif. Ikan yang tertangkap sebanyak 324 individu mewakili 13 spesies dan 8 familia. Dua spesies yang hadir ada dalam jumlah banyak yaitu Parachromis managuensis (34,5%) dan Oxyeleotris marmorata (30,2%). Kekayaan spesies pada Inlet Kali Blandungan terdapat 9 spesies dengan indeks diversitas H’=1,88, F=3,4, indeks dominansi (D=0,19) dan indeks kemerataan (E=0,73). Guild dalam komunitas ikan di Waduk Penjalin didominasi oleh ikan Karnivora mencapai 78%. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi guild pada komunitas ikan di Waduk Penjalin tidakseimbang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Penjalin Reservoir is a habitat for many diverse of aquatic biota such as fish. The fish community can be analyzed by using structural and functional approaches. The structural community is described based on the species richness, abundance, diversity, similarity, and trophic levels. The functional community is described depends on the function of species in utilization food (guild). The utilization of food is a process of energy transfers in the food chain and it is represented in the pyramid of numbers. The objective of this research was to analyze the structure community of fish and the guild compositions. This research was performed by using the survey method and purposive random sampling technique in Penjalin Reservoir. The structure fish communities were analyzed by Past 3 software and the guild compositions by analyzed descriptively. The captured fish was 323 individuals belonging to 13 species and eight families. Two species occurred abundantly there were Parachromis managuensis (34%) and Oxyeleotris marmorata (30,2%). Inlet Kali Blandungan station was the richest site with 9 species, diversity index H’=1.88, F=3.4, dominancy index (D=0.19) and evenness index (E=0.73). The guild composition was dominated by carnivorous (78%). It reflected that the fish community of Penjalin Reservoir was not balanced.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save