Home
Login.
Artikelilmiahs
26345
Update
ILHAM WAHYU ALFIAN
NIM
Judul Artikel
TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK SECARA BERLANJUT (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor: 113/Pid.Sus/2019/PN.Trg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perbuatan berlanjut dalam tindak pidana persetubuhan terhadap anak merupakan kejahatan kesusilaan yang terus menerus kembali terjadi. Hal ini sebagaimana terjadi dalam perkara pidana Nomor: 133/Pid.Sus/2019/PN.Trg. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah menganalisis penerapan unsur-unsur perbuatan berlanjut dalam tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam perkara Nomor:113/Pid.Sus/2019/PN.Trg di Pengadilan Negeri Tenggarong. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan analisis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Data sekunder yang telah terkumpul disajikan dalam bentuk teks naratif, serta dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dengan interpretasi gramatikal, sistematis dan teologis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Terdakwa terbukti telah melakukan persetubuhan terhadap anak. Merujuk hal tersebut, maka perbuatan Terdakwa telah memenuhi unsur-unsur dalam Pasal 81 ayat (2) UU No 35 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak. Hakim dalam menjatuhkan pidana pada putusan Nomor: 133/Pid.Sus/2019/PN.Tgr telah sesuai dengan dasar mengadili dan memutus. Namun demikian, putusan hakim kurang berorientasi pada kepentingan korban dan tidak mengkonstruksikan perbuatan terdakwa sebagai perbuatan berlanjut
Abtrak (Bhs. Inggris)
Actions in criminal acts the crime of sexual intercourse against a child are perpetual crimes of decency happened again. This is as happens in criminal cases number: 113/Pid.Sus/2019/PN.Trg. The problem examined in this study was to analyze the application of element of action to continue in actions in criminal acts the crime of sexual intercourse against a child and the basis of judges consideration in dropping criminal cases Number 113/Pid.Sus/2019/PN.Trg. The research method used is normative juridical method of legislation approach, history and analysis. The type of data used is secondary data tahat has been collected is presented in the form of narrative text, and analyzed using qualitative analysis consisting of grammatical, systematic and theological interpretations. The results of this study indicate that the defendant was proven to have committed sexual intercourse with a minor. Referring to this, the defendant's actions have fulfilled the elements in Article 81 paragraph (2) of Law No. 35 of 2014 concerning amendments to Law number 23 of 2002 concerning child protection. The judge in imposing a criminal judgment number: 113 / Pid.Sus / 2019 / PN.Trg has been in accordance with the basis of hearing and deciding. However the judge's ruling lacked justice to the victim's justice.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save