Home
Login.
Artikelilmiahs
26121
Update
ALFIRA PUTRI PRABANSARI
NIM
Judul Artikel
Strategi Komunikasi Penyuluh KB dalam Program Vasektomi di Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi penyuluh KB dalam Program Vasektomi di Kabupaten Purbalingga. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep Communication Based Assessment yang dikemukakan oleh Paolo Mefalopulos Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informannya. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi penyuluh KB dalam penyuluhan KB Vasektomi ditentukan dengan menyusun kegiatan dan pesan yang efektif dalam strategi yang dibuat, yaitu : 1) Kegiatan yang dilakukan adalah dengan menganalisis kondisi masyarakat, menentukan pesan yang efektif dan melakukan penyuluhan yang terbagi dalam penyuluhan ditingkat kabupaten, kecamatan, dan desa serta melakukan pendekatan secara personal kepada sasaran; 2) Media yang digunakan penyuluh dalam kegiatan penyuluhan KB Vasektomi ini berupa media cetak yaitu leaflet, brosur dan poster, kemudian media elektronik berupa siaran di radio lokal, dan media online yaitu facebook, twitter, instagram, grup WhatsApp dan website. Media-media tersebut membantu penyuluh dalam menyebarkan informasi mengenai KB Vasektomi dan mempermudah sasaran dalam mencari informasi; 3) Kegiatan penyuluhan KB Vasektomi ini dibantu oleh beberapa stakeholder antara lain dari Dinas Kesehatan, Petugas Kesehatan Puskesmas masing-masing kecamatan, Radio Gema Soedirman Purbalingga, dan Kelompok KB Prio Utomo. Stakeholder tersebut memiliki peran turut membantu dalam menjelaskan dan meyakinkan sasaran penyuluhan ; 4) Hambatan yang dialami oleh penyuluh KB dalam melakukan penyuluhan yaitu adanya perbedaan penafsiran terhadap pesan yang disampaikan komunikator kepada sasaran. Perbedaan bahasa yang digunakan membuat sasaran tidak memahami terhadap pesan yang disampaikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the communication strategy of family planning counselors in the Vasectomy Program in Purbalingga Regency. The concept used in this research is the concept of Communication Based Assessment put forward by Paolo Mefalopulos. This study uses qualitative research methods and uses purposive sampling techniques in selecting its informants. The results of this study can be concluded that the communication strategy of family planning counselors in the Vasectomy Family Planning counseling is determined by arranging effective activities and messages in the strategies made, namely: 1) Activities undertaken are by analyzing the condition of the community, determining effective messages and conducting counseling that is divided in counseling at the district, sub-district, and village levels and to take a personal approach to the target; 2) The media used by the instructor in this Vasectomy Family Planning counseling activity are printed media, namely leaflets, brochures and posters, then electronic media in the form of broadcasts on local radio, and online media, namely Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp groups and websites. These media help extension agents in disseminating information about vasectomy birth control and making it easier for targets to find information; 3) The vasectomy family planning counseling activity was assisted by several stakeholders including the Health Office, Health Officers health center in each sub-district, Radio Gema Soedirman Purbalingga, and the Family Planning Prio Utomo Group. The stakeholder has the role of helping in explaining and convincing the goals of education; 4) The obstacle experienced by family planning counselors in conducting counseling is the difference in interpretation of the message delivered by the communicator to the target. The difference in language used makes the target does not understand the message conveyed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save