Home
Login.
Artikelilmiahs
26059
Update
AGUNG NUGROHO
NIM
Judul Artikel
Hubungan Industrial antara Juragan dan Buruh Batik di Kota Pekalongan dalam Perspektif Politik Perburuhan
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Hubungan Industrial antara Juragan dan Buruh Batik di Kota Pekalongan dalam Perspektif Politik Perburuhan”. Penelitian ini bermaksud untuk memahami dan mendeskripsikan pola hubungan industrial yang ada pada industri batik di Kota Pekalongan serta menjelaskan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada industri batik di Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan wawancara kepada informan dan observasi. Informan penelitian ini adalah Juragan Griya Batik Mas dan Batik Nulaba di Kampung Batik Kauman Kota Pekalongan, Buruh Batik di Industri Griya Batik Mas dan Batik Nulaba, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, dan Ketua Paguyuban Pokdarwis Kampung Batik Kauman Kota Pekalongan. Teknik pemeriksaan validitas data dengan trianggulasi sumber. Sedangkan metode analisis data adalah dengan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan industrial antara juragan dan buruh batik di Kota Pekalongan dalam pemenuhan hak dan kewajiban juragan dan buruh batik dilakukan melalui: 1) Pola perjanjian kerja yang menggunakan sistem perjanjian kerja harian dan borongan, 2) upah kerja yang menggunakan sistem upah harian dimana upah tersebut dibayarkan setiap minggu dengan hitungan harian dan juga menggunakan sistem upah borongan yang diberikan berdasarkan satuan pekerjaan yang disepakati, 3) jaminan sosial yang non formal dimana dilandaskan dengan asas kekeluargaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study is entitled "Industrial Relations between Juragan and Batik Workers in Pekalongan City in the Perspective of Labor Politics". This study intends to understand and describe the patterns of industrial relations that exist in the batik industry in the City of Pekalongan and explain the problems that occur in the batik industry in the City of Pekalongan. This study uses qualitative research methods with a phenomenological approach. This study uses primary data obtained by interviews with informants and observations. The informants of this research are Juragan Griya Batik Mas and Batik Nulaba in Kauman Batik Village in Pekalongan City, Batik Workers in the Batik Mas Griya Industry and Batik Nulaba, Pekalongan City Government through the Department of Industry and Labor, and Chairperson of the Pokdarwis Village in Kauman Batik Village in Pekalongan City. Data validity checking techniques with source triangulation. While the data analysis method is to use an interactive analysis model. The results of this study indicate that industrial relations between the skipper and batik workers in the City of Pekalongan in fulfilling the rights and obligations of the skipper and batik laborers are carried out through: 1) The pattern of work agreements that use the system of daily and piece work agreements, 2) work wages using the daily wage system where the wage is paid weekly on a daily basis and also uses a piece rate system that is given based on agreed work units, 3) non-formal social security which is based on the principle of kinship.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save