Home
Login.
Artikelilmiahs
26019
Update
OPI PRATIWI
NIM
Judul Artikel
Pola Sedimentasi Di Laguna Segara Anakan Berdasarkan Peta Batimetri Menggunakan Metode Interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perairan Segara Anakan merupakan tempat bermuaranya tiga sungai besar, yaitu Citanduy, Cibeureum, dan Cimeneng. Dinamika aliran ketiga sungai yang bermuara di Segara Anakan menyebabkan terjadinya sedimentasi (pendangkalan) yang cukup hebat. Hal ini dikarenakan pasokan sedimen yang terbawa masuk oleh aliran sungai menuju wilayah perairan Segara Anakan jumlahnya tidak sebanding dengan yang terbawa keluar kembali menuju perairan lepas Samudera Hindia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui laju sedimentasi serta pola sebaran sedimentasi. Yang disajikan dalam bentuk peta kontur batimetri dan peta sebaran jenis sedimen dasar perairan Segara Anakan.Pengukuran data lapangan pada penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2013 dan Bulan Juni dan Agustus 2017 di perairan Segara Anakan. Pengambilan data batimetri pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Echosounder Garmin GPSmap 585. Hasil penelitian menunjukan volume laju sedimentasi selama 4 tahun sebesar 30,48 m3, serta sedimen yang mengendap di Laguna Segara Anakan sebesar 11,963 ton/tahun. Di daerah Plawangan (bagian hilir) Laguna Segara Anakan merupakan daerah yang paling tinggi tingkat sedimentasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Segara Anakan waters is a place where three major rivers flow, namely Citanduy, Cibereum, and Cimeneng. The dynamics of flow of the three rivers that flow into Segara Anakan causes quite severe sedimentation. This is because the supply of sedimentation brought in by the flow of the river into the waters of the Segara Anakan is not propportional to the amount carried out back to the waters off the Indian Ocean. This research was conducted to determine the rate of sedimentation and sedimentation distribution patterns. Presented in the form of a bathymetry contour map and a map of the distribution of basic sediment types of Segara Anakan waters. Measurements of field data in this study was carried out in 2013 to June and August 2017 in the waters of Segara Anakan. Bathymetry data retrieval in this study was carried out using the Garmin GPSmap 585 Echo-Sounder. The results showed the volume of sedimentation rate for 4 years was 30,48 m3, and sedimentation deposited in the Segara Anakan lagoon was 11,963 Ton / year. In the Plawangan (downstream) area, Laguna Segara Anakan is the highest sedimentations area.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save