Home
Login.
Artikelilmiahs
25968
Update
FAUWZI RAHARDIANSYAH
NIM
Judul Artikel
ANALISIS TINGKAT KEWASPADAAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR TERHADAP PERLENGKAPAN JALAN DI PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perlengkapan jalan merupakan fasilitas yang berfungsi untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas, khususnya dalam keselamatan berkendara. Rendahnya tingkat kewaspadaan dan perilaku yang lalai terhadap perlengkapan jalan dapat menyebabkan kecelakaan. Sebanyak tiga puluh responden digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis efek perlengkapan jalan terhadap pengendara sepeda motor dengan profesi sebagai karyawan/swasta di Purbalingga, menggunakan metode Quantitative Analysis Of Situational Awareness dan Verbal Protocol Analysis, serta memberikan rekomendasi dalam meningkatkan tingkat kewaspadaan mereka. Empat puluh satu butir pernyataan digunakan dalam kuesioner yang diisi setelah responden melakukan eksperimen dengan berkendara pada lokasi yang telah ditentukan. Tingkat kewaspadaan dikatakan cukup baik apabila nilai tingkat kewaspadaan berada >60% dan titik kalibrasi berada diatas garis well-calibrated. Sedangkan tingkat efektivitas dari perlengkapan jalan dinilai berdasarkan banyaknya responden yang memberikan reaksi, seperti mengurangi kecepatan kendaraan dan lebih memperhatikan keadaan sekitar saat berkendara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tingkat kewaspadaan adalah sebesar 57.13% dan kurva kalibrasi termasuk dalam kategori over-confident, artinya tingkat kewaspadaan pengendara sepeda motor dengan profesi sebagai karyawan/swasta di Purbalingga masih rendah, serta merasa percaya diri telah berkendara sesuai peraturan namun kenyataannya belum. Berdasarkan hasil analisis, faktor road environment adalah yang paling berpengaruh terhadap tingkat kewaspadaan pengendara, dan perlengkapan jalan paling efektif adalah rambu lalu lintas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Traffic equipment is one of the facilities that serve to maintain orderliness and smooth traffic, especially in riding safety. Low levels of situational awareness (SA) and negligent behavior towards traffic equipment can cause accidents. Thirty respondents were used in this study to find out and analyze the effects of traffic equipment on motorcyclists with the profession as employees / private in Purbalingga, using the Quantitative Analysis of Situational Awareness and Verbal Protocol Analysis methods, and provide recommendations to increase their SA level. Forty-one statement items were used and filled out after they riding in a predetermined location. SA level is said to be quite good if its level is >60% and the calibration point is above the well-calibrated line. While the effectiveness of traffic equipment was assessed based on the number of respondents who gave reactions, such as reducing vehicle speed and paying more attention to surrounding conditions when riding. The results showed that the value of the alertness level was 57.13% and the calibration curve was included in the over-confident category, meaning that the level of SA of a motorcyclist with the profession / private sector in Purbalingga was still low, and felt confident that they had driven according to regulations but were not yet. Based on the results of the analysis, the traffic environment factor is the most influential on the level of awareness of riders, and the most effective road equipment is traffic signs.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save