Home
Login.
Artikelilmiahs
25932
Update
HISYAM IBRAHIM RAIZ
NIM
Judul Artikel
Profil Pengrajin Gula Kelapa di Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gula kelapa merupakan komoditas yang cukup penting karena digunakan untuk keperluan sehari-hari maupun keperluan industri. Produsen yang biasa disebut pengrajin gula kelapa seringkali mengalami masalah mulai dari masalah dalam proses produksi hingga masalah pemasaran. Guna membantu pemerintah mengambil kebijakan dalam membantu para produsen gula kelapa, penelitian untuk mengetahui profil pengrajin gula kelapa di Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengrajin gula kelapa di Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode sensus. Total responden di Kecamatan Purwojati sebanyak 593 orang. Variabel yang diteliti adalah jumlah pengrajin, jumlah pohon yang disadap, jumlah hasil gula, dan jenis bahan bakar. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pengrajin di Kecamatan Purwojati adalah 593 pengrajin dengan jumlah pohon yang disadap mecapai 8.396 pohon, dan jumlah produksi mencapai 1.880,4 kg/hari. Jenis bahan bakar yang digunakan pengrajin gula kelapa mayoritas menggunakan kayu bakar, tetapi juga ada yang menambahkan serbuk atau sekam seperti di Desa Karangtalun Kidul, Kaliwangi, Kalitapen, Kaliputih dan Karangmangu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Coconut sugar is an important commodity because being used for daily uses and industrial uses. The producer of coconut sugar which usually called coconut sugar craftsmen had to face a lot of problems ranging from production problems to marketing problems. to help the government take on policy to help the coconut sugar craftsmen, the research for knowing coconut sugar craftsmen profile in purwojati, banyumas carried out. This research aims to know the production profile of coconut sugar in Purwojati. This research used the census method. The total amount of respondents in Purwojati was 593 respondents. The variables studied were the number of craftsmen, the number of tapped trees, the amount of coconut sugar production in a day, and the type of fuel. The results showed that the number of craftsmen was 593 people with 8,396 trees tapped, and the sugar production reaches 1,880.4 kg/day. The type of fuel that mostly used by coconut sugar craftsmen was firewood, but some craftsmen added powder or husks, such as craftsmen in the villages of Karangtalun Kidul, Kaliwangi, Kalitapen, Kaliputih, and Karangmangu.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save