Home
Login.
Artikelilmiahs
25921
Update
HANIFA
NIM
Judul Artikel
Hubungan antara Karakteristik Keluarga, Riwayat ASI Eksklusif, dan Kesehatan Lingkungan dengan kejadian Stunting pada balita Usia 24-59 Bulan (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Pasahari B Kabupaten Maluku Tengah)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK KELUARGA, RIWAYAT ASI EKSKLUSIF DAN KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24–59 BULAN (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PASAHARI B KABUPATEN MALUKU TENGAH) Hanifa, Dyah Umiyarni Purnamasari, Izka Sofiyya Wahyurin Latar Belakang: Stunting adalah kekurangan asupan zat-zat gizi dalam jangka waktu yang lama. Indonesia sekitar 30,8% anak mengalami stunting dan di Maluku Tengah sebanyak 32%. Anak stunting berisiko menjadi orang yang kurang berpendidikan, miskin, rentan terhadap penyakit tidak menular dan akan kehilangan pendapatan sekitar 20%. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi stunting adalah karakteristik keluarga, riwayat ASI eksklusif, dan kesehatan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik keluarga, riwayat ASI eksklusif, dan kesehatan lingkungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Pasahari B Kabupaten Maluku Tengah. Metodologi: Desain penelitian cross sectional dengan teknik cluster random sampling. Jumlah sampel sebesar 69 orang diperoleh dari tiga desa. Data dianalisis menggunakan chi-square. Hasil Prnelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga dengan pendapatan rendah memiliki balita stunting sebesar 36,8% dengan nilai p=0,918. Keluarga dengan pendidikan ibu yang rendah memiliki anak stunting sejumlah 38,3% dengan nilai p=0,532. Balita yang diberi ASI eksklusif memiliki anak tidak stunting sejumlah 66,7% dengan nilai p=0,991. Keluarga dengan kesehatan lingkungan kurang baik memiliki anak stunting sejumlah 35,8% dengan nilai p=0,969. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara karakteristik keluarga, riwayat ASI eksklusif dan kesehatan lingkungan dengan kejadian stunting. Kata kunci: Stunting, Karakteristik keluarga, ASI eksklusif, Kesehatan lingkungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY CHARACTERISTICS, HISTORY OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING AND ENVIRONMENTAL HEALTH ON STUNTING AMONG CHILDREN AGED 24-59 MONTHS (STUDY AT THE WORKING AREA OF PASAHARI B HEALTH CENTER OF CENTRAL MALUKU DISTRICT) Hanifa, Dyah Umiyarni Purnarmasari, Izka Sofiyya Wahyurin Background: Stunting is a problem of malnutrition for a long time. Indonesia there is 30.8% of children experiences stunting and as 32% in Central Maluku. Stunting children are at risk of being less educated, poor, vulnerable to non-communicable diseases and will lose around 20% of income. The factors can affect stunting are family characteristics, history of exclusive breastfeeding, and environmental health. Objective: The study aimed to determine the relationship between family characteristics, history of exclusive breastfeeding, and environmental health on stunting among children aged 24-59 months at Pasahari B Health Center of Central Maluku District. Methods: This study used a cross sectional study design with cluster random sampling technique. The number of samples is 69 people was obtained from three villages. The data was analyzed chi-square. Results: The results of the study showed that families with low income have stunting children of 36.8% with p = 0.918. Families with low maternal education have stunting children of 38.3% with p = 0.532. chidren who were given exclusive breastfeeding have 66.7% of non stunting children with p value = 0.991. Families with poor environmental health had stunting children of 35.8% with p = 0.969. Conclusion: There was no relationship between family characteristics, history of exclusive breastfeeding and environmental health on stunting. Keywords: Stunting, Family characteristics, History of exclusive breastfeeding, Environmental health.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save