Home
Login.
Artikelilmiahs
25882
Update
HILMIATUN NAFI'AH
NIM
Judul Artikel
Strategi Komunikasi Rumah Mocaf dalam Sosialisasi Penggunaan Tepung Singkong Yang Termodifikasi Banjarnegara
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Rumah Mocaf dalam sosialisasi tepung singkong yang termodifikasi (mocaf) Banjarnegara. Penelitian menggunakan model Communication Based Assessment yang dikemukakan oleh Paolo Mefalopulos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informannya. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi Rumah Mocaf dalam sosialisasi mocaf ditentukan dengan melihat unsur-unsur komunikasinya, yaitu : 1) Komunikator pada setiap media sosialisasi yang digunakan berasal dari internal dan eksternal Rumah Mocaf. Peran komunikator dalam sosialisasi antara lain mengedukasi masyarakat mengenai mocaf dan memotivasi beberapa kelompok masyarakat untuk memproduksi mocaf serta produk olahannya agar dapat menambah penghasilan; 2) Secara umum Rumah Mocaf akan menyampaikan apa itu mocaf dan apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan mocaf dengan memperhatikan karakteristik informan, seperti masyarakat desa, kota, ataupun milenial; 3) Media yang digunakan Rumah Mocaf dalam sosialisasi penggunaan tepung singkong termodifikasi atau mocaf di antaranya pelatihan pembuatan mocaf dan produk olahannya, pameran atau expo, media sosial, membuka restoran, dan melalui media lain seperti radio, koran, serta televise; 4) Komunikan sosialisasi mocaf terdiri dari sasaran premier dan sekunder. Pelatihan mocaf diberikan pada petani singkong dan warga desa yang berpotensi menghasilkan singkong. Pelatihan pembuatan produk hasil olahan mocaf adalah ibu-ibu baik ibu rumah tangga maupun pengusaha makanan. Sedangkan komunikan untuk media yang lainnya seperti masyarakat umum, dari remaja hingga dewasa akhir atau lansia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to analyze the communication strategy of Rumah Mocaf in socializing modified cassava flour (mocaf) of Banjarnegara. The study used the Communication Based Assessment model proposed by Paolo Mefalopulos. This study uses qualitative research methods and uses a purposive sampling technique in selecting informants. The results of this study can be concluded that Rumah Mocaf's communication strategy in Mocaf socialization is determined by looking at the communication elements, namely: 1) Communicators on each socialization media used came from internal and external Mocaf Houses. The role of the communicator in socialization includes educating the public about mocaf and motivating several community groups to produce mocafs and their processed products in order to increase their income; 2) In general, Mocaf House will convey what is mocaf and what benefits can be obtained from the use of mocaf by paying attention to the characteristics of the informants, such as village, urban, or millennial communities; 3) Media used by the Mocaf House in the dissemination of the use of modified cassava flour or mocaf include training in making mocafs and processed products, exhibitions or expos, social media, opening restaurants, and through other media such as radio, newspapers, and television; 4) Communicating mocaf socialization consists of premier and secondary targets. Mocaf training is given to cassava farmers and villagers who have the potential to produce cassava. Training on the manufacture of mocaf processed products is mothers both housewives and food entrepreneurs. While communicants for other media such as the general public, from adolescents to late adulthood or the elderly.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save