Home
Login.
Artikelilmiahs
25806
Update
NUR FADILATUL AEN
NIM
Judul Artikel
POTENSI EKSTRAK RUMPUT LAUT Halymenia durvillaei SEBAGAI ANTIBAKTERI PATOGEN PADA MANUSIA DAN HEWAN AIR BUDIDAYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Rumput laut adalah salah satu sumber antibakteri baru untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Halymenia durvillaei merupakan salah satu spesies rumput laut dari kelas Rhodophyta yang menghasilkan bioaktif sehingga berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Halymenia durvillaei terhadap bakteri patogen pada manusia dan hewan air budidaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplorasi skala laboratorium. Rumput laut H. durvillaei diekstrak dengan metode maserasi dan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak tersebut dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak H. durvillaei mampu menghambat tiga spesies bakteri patogen manusia dari tiga spesies bakteri yang diuji yaitu: Escherichia coli (1.08 mm), Staphylococcus aureus (0.87 mm), Pseudomonas aeruginosa (0.71 mm) dan menghambat hanya satu spesies bakteri patogen hewan air budidaya yaitu: Vibrio harveyi (0.5 mm) dari empat spesies bakteri yang diuji yaitu: Vibrio harveyi, Vibrio parahaemolyticus, Vibrio alginolyticus dan Aeromonas hydrophila. Ekstrak H. durvillaei lebih berpotensi menghambat bakteri patogen manusia dibandingkan bakteri patogen hewan air budidaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Seaweed is one source of new antibacterial substances to control disease caused by bacteria. Halymenia durvillaei is one of the seaweed species from Rhodophyta class which produces bioactives so that it has potential as an antibacterial. This research aimed to determine antibacterial activity of Halymenia durvillaei extract against pathogenic bacteria in human and aquaculture animals. Exploration method at laboratory scale was used. H. durvillaei was extracted by maceration method and the antibacterial activity of the extract was determined using agar diffusion method. The results showed that H. durvillaei extract inhibited three spesies of human pathogenic bacteria from three bacteria species tested that are: Escherichia coli (1.08 mm), Staphylococcus aureus (0.87 mm), Pseudomonas aeruginosa (0.71 mm) and inhibited only one species of pathogenic bacteria of aquaculture animals that is: V. harveyi (0.5 mm) from four bacteria species tested that are: Vibrio harveyi, Vibrio parahaemolyticus, Vibrio alginolyticus and Aeromonas hydrophila. The conclusion of this study is that H. durvillaei extract has more potential to inhibit pathogenic of human than that of aquaculture animals.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save