Home
Login.
Artikelilmiahs
25744
Update
NUR FITRIANTO
NIM
Judul Artikel
PRODUKSI β-GLUKAN DARI DINDING SEL YEAST PADA MEDIUM KULTUR DENGAN KONSENTRASI GLUKOSA BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Beta glukan adalah homopolimer glukosa yang terikat oleh ikatan beta- (1,3) dan beta - (1,6) glukosidal. Beta glukan ada yang larut dalam air dan larut alkali. Beberapa beta glukan telah diisolasi dari beberapa yeast sebagai feed additive bahan pangan maupun pakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan ekstrak kasar beta glukan dari empat isolat yeast dan untuk mendapatkan konsentrasi glukosa yang optimal dalam memproduksi beta glukan dalam medium fermentasi cair. Isolat yeast yang digunakan yaitu Saccharomyces cerevisiae YASC13, Candida tropicalis YBS07, Kluyveromyces marxianus YBS08, Schizosaccharomyces pombe YASC11. Isolat merupakan hasil isolasi dari air fermentasi alami dalam pembuatan tempe di berbagai daerah di Banyumas dan Bogor. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan pola faktorial rancangan acak lengkap (RAL). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan masing-masing isolat yeast dengan dua konsentrasi glukosa yang berbeda yaitu 20 g dan 30 g memberikan pengaruh secara nyata antar perlakuan (p <0,05). Ujilanjut Duncan menunjukkan interaksi perlakuan terbaik untuk menghasilkan beta glukan kasar yaitu isolat Saccharomyces cerevisiae YASC13 yang dikultur dengan konsentrasi glukosa 30 g / 100 mL, mampu menghasilkan beta glukan 113,75 mg / 100 mL. Potensi produksi terendah dari Kluyveromyces marxianus YBS08 yang mampu menghasilkan beta glukan 57,24 mg / 100 mL.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abstract: Beta glucan is a homopolymer of glucose are bound by ties of beta- (1,3) and beta - (1,6) glucosidal and is known as an immunomodulator. Beta glucan there is water soluble and alkali soluble and some beta glucan has been isolated from several yeasts. The aim of this study is to get beta glucan crude extract from four yeast and to obtain the optimum glucose concentration in producing β-glucan in liquid fermentation medium. Yeasts isolate are Saccharomyces cerevisiae YASC13, Candida tropicalis YBS07, Kluyveromyces marxianus YBS08, Schizosaccharomyces pombe YASC11. The isolate was the result of isolation from natural fermented water in the manufacture of tempeh in various regions in Banyumas and Bogor. The method used is the experimental method using a completely randomized design (CRD) factorial pattern. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). The results of analysis showed that the treatment of each of the yeast isolates with the two different glucose consentration 20 g and 30 g gave significantly different interactions between treatments (p <0.05). The combination of the best treatment to produce crude beta glucan is S. cerevisiae YASC13 were found in glucose concentration of 30 g/100 mL, able to produce beta glucan 113,7 mg/100 mL. The lowest potential production from K. marxianus YBS08 that able to produce beta glucan 57,24 mg/100 mL found in glucose concentration of 20 g /100 mL.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save