Home
Login.
Artikelilmiahs
25688
Update
REFINA MUNGGAR PRASTIKA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI BAWANG GORENG DI DESA TARAJU, KABUPATEN KUNINGAN, JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Taraju merupakan sentra bawang goreng di Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan. Terdapat lima UKM bawang goreng dengan skala usaha kecil yaitu UKM Mekar Wangi, Astri Jaya, Gaya Baru, Monita dan Indah Sari Barokah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi usaha agroindustri bawang goreng di desa Taraju kabupaten Kuningan, dilihat dari aspek pemasaran, teknis dan manajemen, lingkungan usaha, dan hukum. 2) Menganalisis kelayakan finansial usaha agroindustri bawang goreng di desa Taraju kabupaten Kuningan. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober 2018 dengan menggunakan metode penelitian studi kasus dan metode pengambilan data secara sensus. Berdasarkan hasil penelitian dilihat dari aspek pemasaran, kelima UKM dalam memasarkan produk masih berada di dalam negeri yang terfokus di pulau Jawa. Produk yang dijual yaitu bawang goreng bima dan sumenep, dilihat dari aspek teknis semua perusahaan sudah menggunakan alat dan mesin yang modern sehingga proses produksi sudah efektif dan efisien, sedangkan dilihat dari aspek manajemen semua perusahaan memiliki struktur organisasi lini, dilihat dari aspek hukum kelima perusahaan merupakan UKM yang memiliki bentuk usaha perseorangan dan semua perusahaan sudah memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Usaha Industri (SIUI), Surat Mendirikan Bangunan, Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta sertifikat halal, dilihat dari aspek lingkungan kelima perusahaan belum memiliki penanganan yang berasal dari limbah udara. Dilihat dari aspek finansial dengan menggunakan metode NPV, IRR, Net B/C, Gross B/C, Payback period dapat dikatakan layak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Taraju Village is the center of fried onions in Sindangagung District, Kuningan Regency. There are five small-scale fried onions with small-scale businesses, namely Mekar Wangi, Astri Jaya, Gaya Baru, Monita and Indah Sari Barokah. This study aims to: 1) Identifying of fried onion agroindustri in Taraju village, Sindangagung district, Kuningan regency, seeing from the aspects of marketing, technical and management, business environment and law 2) Analyzing the financial feasibility of fried onion agroindustry business in Taraju village, Kuningan regency. The study was conducted in August to October 2018 by using case study research methods and census data collection methods. Based on the results of the research seen from the aspect of marketing, the five SMEs in marketing their products are still focused domestically on the island of Java. The products sold are bima and sumenep fried onions, judging from the technical aspects all companies have used modern tools and machines so that the production process has been effective and efficient, whereas seen from the management aspect all companies have a line organizational structure, judging from the legal aspects the five companies are SMEs that have individual business forms and all companies already have a Trading Business License, Industrial Business License, Building Establishment Letter, Home Industry Food, as well as halal certificates, judging from the environmental aspects the five companies have the same problem namely the absence of handling of waste air from the frying process. Viewed from the financial aspect using the NPV method, IRR, Net B/C, Gross B/C, Payback period can be said to be feasible.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save