Home
Login.
Artikelilmiahs
25609
Update
NADHIA ARMELIA DHAMAYANTI
NIM
Judul Artikel
THE EFFECT OF PROFITABILITY, COMPANY SIZE, SOLVENCY, AND PUBLIC ACCOUNTING FIRM SIZE TO AUDIT DELAY ON MINING COMPANIES
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan yang disertai dengan laporan auditor independen dan wajib disampaikan ke BAPEPEM dan LK paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan tahunan. Hal ini diatur dalam peraturan BAPEPAM dan LK No: KEP-346/BL/2011 peraturan Nomor X.K.2, tentang penyampaian laporan keuangan. Namun masih banyak perusahaan yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangan, terutama pada perusahaan pertambangan. Hal ini membuat perusahaan terkena sanksi sesuai dengan peraturan Bursa Efek Jakarta No: Kep-307/BEJ/07-2004 tentang peraturan nomor I-H. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya audit delay, dan dalam penelitian ini faktor-faktornya antara lain, profitabilitas, ukuran perusahaan, solvabilitas, dan ukuran Kantor Akuntan Publik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, solvabilitas, dan ukuran Kantor Akuntan Publik terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ini adalah 33 perusahaan pertambangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan solvabilitas memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap audit delay. Sedangkan ukuran Kantor Akuntan Publik memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap audit delay.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Companies listed on the Indonesia Stock Exchange must submit annual financial statements accompanied by independent auditor reports and must be submitted to BAPEPAM and LK no later than the end of the third month after the date of the annual financial statements. This is regulated in BAPEPAM and LK regulations No: KEP-346/BL/2011 Regulation Number X.K.2, concerning the submission of financial statements. However, there are still many companies that are late in submitting financial statements, especially in mining companies. This makes the company sanctioned in accordance with the regulation of Jakarta Stock Exchange No: Kep-307/BEJ/07-2004 concerning regulation Number I-H. There are several things that can cause audit delay, and in this research, the factors include profitability, company size, solvency, and Public Accounting Firm size. This research aims to examine the effect of profitability, company size, solvency, and Public Accounting Firm size to audit delay in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2017. This research is quantitative research with secondary data derived from the company’s financial statements on the Indonesia Stock Exchange. The research sample was 33 mining companies. The sampling technique used purposive sampling and the data analysis technique used multiple regression analysis with SPSS. The results of this research indicate that profitability and solvency have a negative and significant effect on audit delay. Company size has a negative and not significant effect on audit delay. While the Public Accounting Firm size has a positive and not significant effect on audit delay
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save