Home
Login.
Artikelilmiahs
25587
Update
AGUSTIA ERIKA
NIM
Judul Artikel
TEKNIK PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus di Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
TEKNIK PENYIDIKAN DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus di Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga) Oleh: Agustia Erika E1A115020 ABSTRAK Teknik penyidikan yaitu suatu teknik atau cara yang digunakan oleh penyidik sesuai cara dan aturan yang terdapat didalam suatu prosedur penyidikan. Teknik penyidikan diatur dalam Pasal 15 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana dimana teknik penyidikan dilaksanakan secara bertahap meliputi penyelidikan, pengiriman surat pemberitahuan dimulainya penyidikan, upaya paksa, pemeriksaan, gelar perkara, penyelesaian berkas perkara, penyerahan berkas perkara ke penunut umum, penyerahan tersangka dan barang bukti, penghentian penyidikan. Penelitian ini untuk mengetahui teknik penyidikan dan faktor-faktor hambatan yang dialami penyidik Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana pembunuhan berencana. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif, metode pengumpulan data studi kepustakaan dan wawancara, serta metode analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis serta dengan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa teknik penyidikan yang dilakukan penyidik Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana pembunuhan berencana dilakukan secara bertahap yaitu meliputi penyelidikan, pengiriman surat pemberitahuan dimulainya penyidikan, upaya paksa, pemeriksaan, gelar perkara, penyelesaian berkas perkara, penyerahan berkas perkara ke penunut umum, penyerahan tersangka dan barang bukti, penghentian penyidikan. Hambatan yang alami oleh penyidik Kepolisian Resor Kabupaten Purbalingga untuk menemukan tersangka dalam tindak pidana pembunuhan berencana yaitu adanya hambatan dari faktor sarana dan fasilitas yang mendukung penegakan hukum, serta faktor masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
INVESTIGATIVE TECHNIQUES IN FIRST-DEGREE MURDER (Case Study in Purbalingga District Police) By: Agustia Erika E1A115020 ABSTRACT Investigative technique is a technique or means used by investigators according to the methods and rules contained in an investigation procedure. According to article 15 of the Head of the Indonesian National Police Regulation Number 14 of 2012 concerning Management of Criminal Investigations, investigative techniques are carried out in stages including investigations, sending notification letters, investigations, forced efforts, examinations, litigation cases, settlement of files, and submission of files case to public payer, surrender of suspect and evidence, termination of investigation. This research aim to find out the techniques of investigation used by Purbalingga District Police investigators and its obstacles in order to find suspects of first-degree murders. This study uses a sociological juridical approach with specifications of descriptive research, library data collection and interview, and qualitative data analysis methods. The research shows that the investigation technique used by Purbalingga district police investigator in order to find suspects of first-degree murders was carried out in stages, which included investigations, delivery of notification of the start of investigations, forced efforts, examinations, litigation , settlement of case files, submission of case files to public claimants, surrender of suspects and evidence, termination of investigation. Obstacle faced by Purbalingga District Police investigators in ordeto find suspects of first-degree murders, including but not limited to the lack of facilities that support law enforcement, and community factors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save