Home
Login.
Artikelilmiahs
25397
Update
MARIZQA DWI NOOR RAHMAH
NIM
Judul Artikel
FENOLOGI BUNGA BERBAGAI TANAMAN PERTANIAN DI DESA SERANG KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Fenologi adalah ilmu mengenai respon makhluk hidup terhadap perubahan lingkungan seperti temperatur, intensitas cahaya, kandungan hara, pH, dan kelembaban. Salah satu respon fenologi adalah fase pembungaan suatu tumbuhan, perubahan faktor abiotik, akan menyebabkan perubahan pada waktu pembungaan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenologi berbagai tanaman pertanian di desa Serang beserta faktor lingkungan yang berpengaruh. Penelitian dilakukan secara survei pada beberapa tanaman pertanian di desa Serang untuk mengamati fenologi bunganya. Bunga tanaman yang diamati berasal dari genus Solanum, Brassica, Phaseolus, dan Allium. Variabel terikat yang diamati yaitu waktu bunga menutup dan membuka, serta waktu bunga kuncup dan mekar. Variabel bebas yang diamati yaitu faktor abiotik meliputi suhu udara, intensitas cahaya, dan kelembaban. Pengamatan dilakukan pada pagi hari (05.00-08.00 WIB), siang hari (10.00-13.00 WIB), dan sore hari (15.00-17.00 WIB) setiap 7 hari sekali selama 1 bulan. Hasil pengamatan fenologi tersebut dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui korelasi antara waktu menutup dan membukanya mahkota bunga dengan perubahan faktor abiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenologi bunga Capsicum annuum, Brassica juncea, dan Solanum tuberosum merespon perubahan faktor lingkungan dengan membuka dan menutup mahkota bunga secara berulang. Sementara, bunga Phaseolus vulgaris dan Allium cepa tidak membuka dan menutup mahkota bunga secara berulang. Faktor abiotik yang paling berhubungan dengan membuka dan menutupnya mahkota bunga adalah suhu udara (24,2-27,9 oC) dan intensitas cahaya (679-1490 lux).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Phenology is a study about response of living thing to the environment factors such as temperature, light intensity, nutrition, pH, and humidity. One of phenologycal response is the flowering phase of a plant, changes in abiotic factors will cause changes at the time of flowering plants. The purpose of this study was to determine the phenology of various crops in the village of Serang, Purbalingga and its environmental factors. This study was conducted in a survey on several agricultural crops in the village of Serang, Purbalingga to observe the flower phenology. The flower of agricultural crops that observed came from the genus Solanum, Brassica, Phaseolus, and Allium. The dependent variable studied was time when flower closes and opens, and the time when the flower buds and blooms. The independent variable studied was environmental factors include temperature, light intensity, and humidity. The observation start in the morning (05.00-08.00 am), in the noon (10.00 am -13.00 pm), until afternoon (15.00-17.00 pm), every 7 days for 1 month. Data were analyze descriptively to find out the correlation beetwen the time of closing and opening flower crown with the changes of abiotic factors. This study result that Capsicum annuum, Brassica juncea, and Solanum tuberosum opening and closing their crown when the abiotic factor is change. But, in Phaseolus vulgaris and Allium cepa did not opening and closing their crown when the abiotic factor is change. The most abiotic factor that impact to flower phenology is temperature (24,2-27,9 oC) and light intensity (679-1490 lux).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save