Home
Login.
Artikelilmiahs
25386
Update
TUTI HARTINI
NIM
Judul Artikel
Perbedaan Kualitas Hidup Lansia dengan Penyakit Kronis yang Tinggal di Perdesaan dan Perkotaan di Kabupaten Kebumen
Abstrak (Bhs. Indonesia)
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS YANG TINGGAL DI PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN KEBUMEN Tuti Hartini1, Asep Iskandar2, Endang Triyanto2 Latar belakang: Semakin bertambahnya usia, lansia mengalami perubahan dalam segi fisik, psikis, sosial maupun ekonomi. Hal tersebut berdampak pada kualitas hidup lansia. Kualitas hidup dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, penyakit kronis, gangguan mental emosional, sosial ekonomi, serta tempat tinggal. Perbedaan masyarakat perdesaan dan perkotaan terletak pada tingkat pendidikan, pendapatan, pengetahuan, sikap, keterpaparan informasi, akses layanan kesehatan, serta kepadatan penduduk. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia dengan penyakit kronis yang tinggal di perdesaan dan perkotaan berdasarkan domain kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi komparatif dan pengambilan data secara cross-sectional. Teknik sampling menggunakan Total Sampling, yakni sebanyak 93 lansia (52 lansia dari perdesaan dan 41 lansia dari perkotaan). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil uji Mann-Whitney menunjukan bahwa nilai p-value pada domain kesehatan fisik (p=0,744), kesehatan psikologis (p=0,830), hubungan sosial (p=0,506), lingkungan (p=0,003), kualitas hidup secara umum (p=0,228), dan kesehatan secara umum (p=0,168). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan pada domain kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, kualitas hidup secara umum, dan kesehatan secara umum, namun terdapat perbedaan pada domain lingkungan pada lansia dengan penyakit kronis yang tinggal di perdesaan dan perkotaan. Kata kunci: kualitas hidup, penyakit kronis, perdesaan, perkotaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
THE DIFFERENCE QUALITY OF LIFE OF ELDERLY WITH CHRONIC DISEASE LIVING IN RURAL AND URBAN IN KEBUMEN Tuti Hartini1, Asep Iskandar2, Endang Triyanto2 Background: When human gets older, the elderly have a change in physics, psychology, social, or economics. It is affected by the quality of life of the elderly. Quality of life influenced by health conditions, chronic disease, mental-emotional disorders, social-economics, and residence. The difference in urban and rural was educations, knowledge, attitude, exposure of information, access to health services, and population density. Objective: This study aimed to determine the different quality of life of the elderly with the chronic disease living in rural and urban-based on domains of physical, psychological, social relationships, and environment. Methods: This research was quantitative research with comparative study design and cross-sectional approach. The sample elderly was 93 obtained by total sampling (52 from rural and 41 from urban). Data were collected using the WHOQOL-BREF questionnaire. Data were analysed using the Mann-Whitney test. Result: Result of Mann-Whitney test showed that p-value of physical domain (p=0,744), psychological domain (p=0,830), social relationships domain (p=0,505), environment domain (p=0,003), general quality of life (p=0,228), and general health (p=0,168). Conclusion: There was no difference in the physical domain, psychological domain, social relationships domain, general quality of life, and general health, but there was a difference in the environment domain in elderly with the chronic disease living in rural and urban. Keyword: quality of life, chronic disease, rural, urban.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save