Home
Login.
Artikelilmiahs
25267
Update
DEWI RIFATTUL QONITA
NIM
Judul Artikel
MODEL SIQR PADA PENYEBARAN PENYAKIT DIFTERI DENGAN PENGARUH KARANTINA DAN VAKSINASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Difteri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium Diphtheriae. Penyebaran penyakit difteri dapat dikontrol dengan vaksinasi dan upaya karantina. Penting untuk mempelajari dinamika penyakit melalui model matematika. Model matematika yang digunakan berupa model Susceptible-Infected-Quarantined-Recovered (SIQR). Model penyebaran penyakit difteri akan dijelaskan oleh analisis kestabilan titik kesetimbangan dan angka rasio reproduksi dasar. Penting menjaga angka rasio reproduksi dasar kurang dari satu, untuk memastikan populasi bebas penyakit dalam jangka panjang. Analisis menunjukan bahwa praktik terbaik untuk mengendalikan penyakit adalah dengan memvaksinasi setidaknya 50 persen dari populasi dan mengkarantina setidaknya 0,5 persen dari populasi individu terinfeksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Diphtheria is an infectious disease caused by the bacterium Corynebacterium Diphtheriae. The spread of diphtheria can be controlled by vaccination and quarantine efforts. It is important to study the dynamics of the disease through mathematical model. The mathematical model used is a Susceptible-Infected-Quarantined-Recovered (SIQR) model. The spread of diphtheria will be explained by stability analysis of equilibrium points and the basic reproduction ratio number. It is important to keep the basic reproduction ratio number less than one, to ensure a disease free in the long run. The analysis show that the best practice for controlling the disease is by vaccinating at least 50 percent individual from the population and quarantining at least 0,5 percent of infected population.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save