Home
Login.
Artikelilmiahs
25157
Update
INTAN CAHYA NOVITA
NIM
Judul Artikel
Analisis Perbandingan Pendapatan dan Persepsi Masyarakat Terhadap Ojek Pangkalan dan Ojek Online di Kota Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Perbandingan Pendapatan dan Persepsi Masyarakat terhadap Ojek Pangkalan dan Ojek Online di Kota Purwokerto”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pendapatan bersih yang di peroleh ojek pangkalan dan ojek online selama sebulan, kemudian untuk mengetahui signifikansi perbedaan pendapatan antara ojek pangkalan dan ojek online dan selanjutnya untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat mengenai ojek pangkalan dan ojek online di Kota Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian survei terhadap ojek pangkalan, ojek online dan masyarakat yang menggunakan jasa tersebut di Kota Purwokerto. Sampel yang digunakan sebanyak 140 responden, yang terbagi menjadi 65 ojek pangkalan, 65 ojek online dan 10 masyarakat. Penelitian ini menggunakan teknik analisis uji t beda dua rata-rata (independent sample t-test). Berdasarkan hasil survei diketahui rata-rata pendapatan kotor yang diterima ojek pangkalan sebesar Rp1.486.076,92 per bulan, sedangkan ojek online sebesar Rp3.742.307,69 per bulan. Kemudian berdasarkan hasil analisis diketahui rata-rata pendapatan bersih ojek pangkalan sebesar Rp794.717,95 per bulan, sedangkan ojek online sebesar Rp2.090.515,38 per bulan. Dari hasil uji independent sample t-test diperoleh masing-masing nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai tersebut kurang dari 0,05 maka dikatakan terdapat perbadaan yang signifikan atau yang nyata antara pendapatan ojek pangkalan dan ojek online berdasarkan pendapatan kotor, pendapatan bersih dan pendapata total. Sedangkan bagi masyarakat yang menggunakan jasa ojek, didapatkan kesimpulan bahwa sebagian besar lebih memilih menggunakan ojek online dikarenakan lebih mudah untuk dijangkau, tarif yang lebih murah, kualitas pelayanan yang cukup cepat serta banyaknya jenis layanan yang diberikan seperti go-ride, go-car, go-food dan sebagainya. Namun ada sebagian kecil masyarakat yang tidak dapat menggunakan smartphone dan masih membutuhkan adanya ojek pangkalan, sayangnya tempat ojek pangkalan sulit untuk di jangkau dan memiliki tarif yang relatif lebih mahal. Dengan begitu perlu adanya inovasi atau pembaharuan yang di lakukan oleh ojek pangkalan agar dapat menjadi pilihan transportasi yang disenengi masyarakat, seperti penggunaan atribut agar orang dapat mengenali adanya ojek pangkalan, dilakukannya promosi, pemasangan tarif yang tidak terlalu tinggi dan merata, serta pemilihan lokasi yang lebih tersebar ke pemukiman-pemukiman warga atau di berbagai pasar tradisional, karena pada kenyataannya ojek pangkalan masih dibutuhkan bagi konsumen-konsumen lanjut usia yang mana tidak memerlukan penggunana smartphone, atau bagi orang-orang yang tidak memiliki dan tidak dapat menggunakan smartphone. Kata Kunci : Pendapatan, Perbandingan, Persepsi, Ojek Pangkalan, Ojek Online, Kota Purwoketo
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled “Analysis Comparison of Income and Public Perceptions to Ojek Pangkalan and Ojek Online in the City of Purwokerto”. The purpose of this study is to analyze the amount of net income obtained by an ojek pangkalan and ojek online in a month, then to find out the significance of the difference of income between ojek pangkalan and ojek online and then to find out how the public perception about ojek pangkalan and ojek online in the city of Purwokerto. This research is a survey research to ojek pangkalan, ojek online and people who use these services in Purwokerto City. The sample used to be 140 respondents, which were divided into 65 ojek pangkalan, 65 ojek online and 10 consumers. This study uses the t-test analysis technique two different averages (independent sample t-test). Based on the results of the survey, it was found that the average gross income received of ojek pangkalan is IDR 1,486,076.92/month, while ojek online is IDR 3,742,307.69/month. Then based on the results of the analysis it is known that the average net income of ojek pangkalan is IDR 794,717.95/month, while ojek online is IDR 2,090,515.38/month.From the test results of the independent sample t-test each sig value is obtained. (2-tailed) of 0,000, which means that the value is less than 0.05 so it is said that there is a significant difference between the revenue of ojek pangkalan and ojek online on gross income, net income and total income. As for the people who use ojek services, it was concluded that most of them prefer to use ojek online because it is easier to reach, cheaper tariffs, relatively fast service quality and many types of services provided such as go-ride, go-car, go -food and so on. But there are a small number of people who cannot use smartphones and still need a ojek pangkalan, unfortunately the base ojek pangkalan is difficult to reach and has relatively more expensive rates. With this, there is a need for innovation or renewal carried out by ojek pangkalan so that it can become a preferred transportation option for the community, such as the use of attributes so that people can recognize the existence of a motorcycle taxi, do promotions, install rates that are not too high and evenly distributed, and choose more locations spread to residential areas or in various traditional markets, because in reality ojek pangkalan are still needed for elderly consumers who do not need smartphone users, or for people who do not have and cannot use smartphones. Keywords : Income, Comparison, Perception, Ojek Pangkalan, Ojek Online, Purwoketo City
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save