Home
Login.
Artikelilmiahs
25118
Update
DIAN NOVANI TRIA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS SATUAN ISI CERITA ATAS NOVEL SIRKUS POHON KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Satuan Isi Cerita atas Novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana analisis satuan isi cerita yang ditunjukan pada sekuen. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis, dengan mendeskripsikan fakta-fakta cerita di dalam novel yang kemudian disusul dengan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan strukturalisme yang berfokus pada satuan isi cerita (sekuen) yang menghasilkan hubungan logis dan kronologis. Hubungan kronologis yaitu sekuen yang dibentuk berdasarkan urutan peristiwa. Sedangkan hubungan logis yaitu sekuen yang dibentuk berdasarkan urutan logis (hubungan sebab-akibat). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata terdapat hubungan kronologis yang terdiri dari 341 sekuen berada pada saat penceritaan, 10 sekuen terdapat pada sorot balik tahap pertama (6.1-6.3, 27.1-27.2, 47.1-47.3, dan 238.1-238.2), serta 13 butir terdapat sekuen deskripsi (2.1-2.6, 44.1-44.2, dan 202.1-202.5). Jadi secara keseluruhan berjumlah 364 sekuen. Adapun hubungan logis atas novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata mempunyai 61 fungsi utama. Fungsi utama tersebut membentuk kerangka cerita yang di dalamnya memiliki 6 komponen warna yang berbeda. Tiap-tiap fungsi dan komponen warna tersebut saling berkaitan satu sama lain. Hubungan logis ditampilkan menggunakan tanda panah yang menghasilkan hubungan sebab akibat antarfungsi utama. Berdasarkan hubungan itulah menjadikan bahwa kerangka tersebut membentuk alur yang digambarkan melalui diagram pohon pada novel Sirkus Pohon karya Andrea Hirata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled “Analisis Satuan Isi Cerita atas Novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata”. The purpose of this research is to describe how the analysis the story content shown in the sequence. The method that used is descriptive analysis, by describe about the facts of story in the novel, then followed the analysis. This research used structuralism theory with focuses on the unit stories (sequence) which produce a logical and chronological relation. The chronological relations are sequences arranged according to the sequence of stories. While the logical relations are a sequences based on logical thread (cause and effect relation). The results of this research is showing in the novel Sirkus Pohon by Andrea Hirata there is a chronological relation consists of 341 sequences located at the moment of narrative, 10 sequence found on the counterexample first phase highlight (6.1-6.3, 27.1, 27.2, 47.1-47.3 and 238.1-238.2) , as well as 13 grains there are sequence description (2.1-2.6, 44.1, 44.2 and 202.1-202.5). So, overall the 364 sequences. The main function forms a story frame which has 6 different color components. Each color function and component are related to each other. Logical relations are displayed using arrows that produce causal relationships between the main functions. Based on that relationship that makes that the frame work is the plot found in the novel, Sirkus Pohon by Andrea Hirata.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save