Home
Login.
Artikelilmiahs
25009
Update
GILAR DIDO BAGASKORO
NIM
Judul Artikel
Promosi Wisata Kesenian Thek-Thek Oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana promosi yang dilakukan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dalam promosi kesenian thek-thek. Pada penelitian ini, menggunakan model promotion mix untuk menganalisis temuan hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga menggunakan promotion mix yang terdiri atas Iklan, Promosi Penjualan , Acara dan pengalaman, Hubungan masyarakat dan publisitas, Pemasaran langsung, Pemasaran interaktif, Pemasaran dari mulut ke mulut, dan Penjualan personal.Dari kedelapn aspek tersebut, yang menurut informan efektif untuk dilakukan adalah Event and experience, Pemasaran Interaktif dan juga pemasaran dari mulut ke mulut. Hubungan masyarakat dan publisitas dilakukan oleh dengan cara melakukan berbagai festival dan kegiatan lomba yang dilakukan secara rutin dengan bekerjasama dengan pihak pemerintah. Pemasaran Interaktif dilakukan dengan cara mengunakan instagram dan website sebagai sarana penyampaian infromasi terkait dengan kegiatan promosi yang dilakukan oleh dinas. Pemasaran dari mulut kemulut dilakukan dengan cara menggabungkan efek dari event dan publisitas yang dirasa akan menyampaikan pesan promosi yang dilakukan oleh masyarakat yang tela melihat event tersebut. Selanjutnya Hambatan yang dialami oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga terletak pada minimnya anggaran APBD terkait promosi wisata, Kurangnya pemahaman terkait pentingnya promosi wisata dan kurangnya SDM kelompok kesenian thek-thek.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to find out how the promotion carried out by the Department of Youth, Sports and Tourism of Purbalingga Regency in the promotion of art thek-thek. In this study, using the promotion mix model to analyze the findings of the research. This study uses descriptive qualitative methods. The informants of the study were determined by purposive sampling. Data collection is done by conducting in-depth interviews, observation and documentation. Data analysis was performed using data analysis of Miles and Huberman. From the results of the study, it was found that the Purbalingga Regency Youth, Sports and Tourism Office used a promotion mix consisting of advertising, sales promotion, events and experience, public relations and publicity, direct marketing, interactive marketing, word of mouth marketing, and personal sales. From the depth of these aspects, which according to effective informants to do is Event and experience, Interactive Marketing and marketing from mouth to mouth. Public relations and publicity are carried out by conducting various festivals and competition activities that are carried out routinely in collaboration with the government. Interactive marketing is done by using Instagram and website as a means of delivering information related to promotional activities carried out by the agency. Marketing from the mouth is carried out by combining the effects of the event and the publicity that is felt to be conveying promotional messages made by the people who have seen the event. Furthermore, the barriers experienced by the Department of Youth, Sports and Tourism of Purbalingga Regency lie in the lack of APBD budgets related to tourism promotion, lack of understanding regarding the importance of tourism promotion and the lack of human resources in the art groups.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save