Home
Login.
Artikelilmiahs
24883
Update
DEWI MUSTIKA RATU
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Faktor Politik, Institusional dan Keuangan terhadap Kesalahan Proyeksi Anggaran Pemerintah Daerah di Indonesia.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Proses penyusunan dan penetapan anggaran sektor publik merupakan proses yang panjang, kompleks dan rumit. Dengan demikian pemerintah cenderung membuat kesalahan proyeksi ketika menyusun anggaran. Adanya kesalahan proyeksi anggaran dipengaruhi oleh tiga faktor yakni faktor politik, institusional dan keuangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh koalisi politik, kompetisi politik, jumlah penduduk dan ruang fiskal terhadap kesalahan proyeksi anggaran pemerintah daerah di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kabupaten/kota pada tahun 2015 sebanyak 514 daerah. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 197 pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan data sekunder yakni data profil eksekutif dan DPRD yang berasal dari website resmi pemerintah daerah dan KPU, jumlah penduduk berasal dari BPS, dan softcopy laporan keuangan pemerintah daerah berasal dari BPK RI. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetisi politik, jumlah penduduk, dan ruang fiskal berpengaruh positif terhadap kesalahan proyeksi anggaran pemerintah daerah sedangkan koalisi politik tidak berpengaruh terhadap kesalahan proyeksi anggaran pemerintah daerah. Untuk meminimalisir terjadinya kesalahan proyeksi anggaran, DPRD perlu meningkatkan pengawasan desentralisasi fiskal pemerintah daerah baik selama perencanaan, perumusan hingga implementasi anggaran. Upaya tersebut diantaranya dengan memperhatikan faktor incumbency dan komplektisitas dalam memproyeksikan anggaran
Abtrak (Bhs. Inggris)
The process of public sector budget preparation and approval is long, complex and complicated. Therefore, the governments tend to make budget forecast errors when they drafting their budget. The presence of budget forecast errors are influenced by political, institutional and economic factors. This research aims to examine the effect of the political coalition, political competition, population and fiscal space on local government budget forecast errors in Indonesia. The population of this study is all of local government in 2015. The amount of local government are 514. The writer took 197 local government from the population as the sample by using purposive sampling method. This study uses secondary data about executive and DPRD profile from website of local government and KPU, amount of population from BPS and softcopy of local goverment financial statement from BPK RI. Research data analysis in this research using multiple regression analysis with SPSS version 24 assistance. The results showed that political competition, population and fiscal space influence positively the budget forecast errors. While political coalition does not effect on the budget forecast errors. In order to minimize budget forecast errors, DPRD need for increasing fiscal desentralization supervision, during the budget planning, formulation and implementation. DPRD need to pay more attention to incumbency and complexticity factor during budget forecasting.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save