Home
Login.
Artikelilmiahs
24465
Update
TIKA WIDIASTUTI
NIM
Judul Artikel
PERAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA BULLYING (STUDI DI SMP PGRI 12 DAYEUHLUHUR, CILACAP)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
SMP PGRI 12 Dayeuhluhur merupakan salah satu dari sekolah swasta yang ada di Kecamatan Dayeuhluhur. Terdapat berbagai masalah yang tercangkup dalam layanan bimbingan konseling, salah satunya adalah sering terjadinya bullying di Sekolah. Berdasarkan hasil observasi terhadap kondisi yang terjadi di sekolah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai revitalisasi layanan bimbingan konseling khususnya dalam upaya pencegahan terjadinya bullying. Lokasi penelitian ini adalah SMP PGRI 12 Dayeuhluhur Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sasaran dalam penelitian ini adalah Siswa/Siswi SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, Kepala Sekolah SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, Guru Bimbingan Konseling SMP PGRI 12 Dayeuhluhur. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukan layanan bimbingan konseling SMP PGRI 12 Dayeuhluhur pada hakekatnya sudah dengan baik melakukan layanan terhadap siswa/siswi SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, namun demikian, masih ada yang harus diperbaiki lagi, karna masih adanya siswa yang canggung untuk menceritakan segala gangguan yang dia terima di sekolah. Perlunya layanan bimbingan konseling secara individual terlepas dari adanya layanan bimbingan kelompok, bimbingan individual terhadap korban bullying sehingga mendapat perhatian khusus. Dalam melakukan layanan di kelas, hendaknya guru BK memberikan pelayanan kepada siswa untuk tidak memberikan labeling terhadap teman, contoh seperti anak yang pintar, anak yang rajin dan lain sebagainya sehingga meminimalisir pembentukan geng yang akhirnya akan memancing terjadinya bullying di sekolah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SMP PGRI 12 Dayeuhluhur is one of the private schools in the District of Dayeuhluhur. There are various problems included in counseling services, one of which is the frequent occurrence of bullying in schools. Based on the results of observations of the conditions that occur in the school, this study aims to examine the revitalization of counseling services, especially in efforts to prevent bullying. The location of this study was SMP PGRI 12 Dayeuhluhur Dayeuhluhur Sub-district, Cilacap Regency. The type of research used is qualitative research using descriptive analysis. The selection of informants used purposive sampling technique. The objectives in this study were Students of SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, Principal of SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, Counseling Guidance Teacher of SMP PGRI 12 Dayeuhluhur. Data collection in this study uses interviews, observation, and documentation. While the data analysis technique uses an interactive analysis model. The results of this study showed that the SMP PGRI 12 Dayeuhluhur counseling service was in essence good at providing services to SMP PGRI 12 Dayeuhluhur students, however, there was still something that had to be corrected, because there were still awkward students telling all the disturbances he had received in school. The need for individual counseling services regardless of the existence of group guidance services, individual guidance for victims of bullying so that they receive special attention. In doing service in the classroom, BK teachers should provide services to students not to label friends, such as smart children, diligent children and so on so as to minimize the formation of gangs that will eventually provoke bullying in school.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save