Home
Login.
Artikelilmiahs
24458
Update
EVADYA KHAIRUNNISA
NIM
Judul Artikel
KEBIJAKAN UNI EROPA DALAM MENGAMANKAN STABILITAS INDUSTRI BAJA NEGARA ANGGOTA MENGHADAPI POLITIK DUMPING IMPOR BAJA TIONGKOK TAHUN 2016-2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Komisi Uni Eropa sebagai pemegang kekuasaan tertinggi bertanggungjawab untuk membuat kebijakan sebagai langkah untuk menstabilkan dan melindungi perdagangan di Uni Eropa atas dumping impor baja dari Tiongkok akibat adanya over production yang terjadi karena pemberian subsidi oleh Pemerintah Tiongkok kepada produsen baja Tiongkok untuk mencapai cita-cita negara. Uni Eropa melakukan amandemen Trade Defence Instruments yang bersifat Benign Mercanlism sebagai langkah manifestasi dari sikap merkantilisme dengan tujuan untuk melindungi perekonomiannya. Selain itu juga, menerapkan konsep proteksionisme dengan menggunakan Protecting duties didalam kebijakan anti-dumping dan anti-subsidi guna menyelesaikan permasalahan dumping impor baja dari Tiongkok. Yang nantinya dapat meminimalisir persaingan harga antara baja lokal dan impor, memakmurkan produsen lokal dan tetap memenuhi kebutuhan konsumsi baja di Uni Eropa, sehingga mengakibatkan kestabilan perekonomian dan kesejahteraan Uni Eropa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The European Commission as the highest authority is responsible for making policies as a step to stabilize and protect trade in the European Union over dumping steel imports from China due to over production that occurs due to the provision of subsidies by the Chinese Government to Chinese steel producers to achieve the country's goals. The European Union amended the Trade Defense Instruments which are Benign Mercanlism as a manifestation step of mercantilism with the aim of protecting its economy. In addition, implementing the protectionist concept by using the Protecting duties in the anti-dumping and anti-subsidy policy to solve the problem of steel import dumping from China. Which can later minimize price competition between local steel and imports, prosper local producers and continue to meet steel consumption needs in the European Union, resulting in economic stability and welfare of the European Union.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save