Home
Login.
Artikelilmiahs
24413
Update
GUSTIAR BOGITA MASNESIASYAKRI WIDYASUKMA
NIM
Judul Artikel
Lembaga Dakwah Kampus dan Gerakan Mahasiswa Islam di Kota Purwokerto (Studi tentang UKKI Unsoed dan Al-Kahfi UMP)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “Lembaga Dakwah Kampus dan Gerakan Mahasiswa Islam di Kota Purwokerto (Studi tentang UKKI Unsoed dan Al Kahfi UMP)” ini secara umum bertujuan untuk; 1) Memahami dan mendeskripsikan tentang perkembangan gerakan LDK di Kota Purwokerto. 2) Mengetahui dan menjelaskan perbedaan gerakan LDK di Unsoed, dan UMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme serta menggunakan perspektif pasca-strukturalis dan pendekatan studi kasus. Sementara dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Di dalam kerangka pemikiran penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran Islamisme dan Gerakan Sosial Baru. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa LDK merupakan salah satu gerakan Islam Politik yang cukup masif di Purwokerto. Gerakan ini berupaya menempatkan Islam sebagai suatu sistem komprehensif untuk mengatur semua aspek kehidupan yang merupakan ekses dari Islamisme. Dalam perkembangannya, LDK melakukan penetrasi ke berbagai kampus di Purwokerto yang menghasilkan perbedaan pola gerakan sesuai dengan latar belakang almamater dan kualitas mahasiswanya, termasuk pada UKKI Unsoed dan Al-Kahfi UMP. UKKI Unsoed lebih menitikberatkan pada pengenalan simbol-simbol keislaman melalui kajian Islam kontemporer, sedangkan Al-Kahfi UMP fokus pada perluasan gerakannya sebagai LDK dengan melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan organisasi lain agar mendapatkan legitimasi. Hal ini dilakukan karena perbedaan respon dari kedua kampus, di mana Unsoed sebagai kampus umum memberikan ruang gerak yang leluasa bagi LDK namun UMP sebagai kampus Muhammadiyah membatasi LDK karena khawatir akan infiltrasinya. Gerakan LDK pun dapat disebut sebagai Gerakan Sosial Baru karena berupaya menciptakan ruang publik di mana terdapat wacana demokratis tentang otonomi, kebebasan individual, kolektivitas serta identitas individu di dalamnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research entitled "Campus Da'wah Institution and Islamic Student Movement in Purwokerto City (Study of UKKI Unsoed and Al Kahfi UMP)" generally aims to; 1) Understanding and describing the development of the LDK movement in Purwokerto City. 2) Know and explain the differences in LDK movements in Unsoed, and UMP. The method used in this research is a qualitative research method using the constructivism paradigm and using a post-structuralist perspective and a case study approach. While in the selection of informants, researchers used purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection in this study using observation techniques, in-depth interviews, and documentation. Within the framework of thought this research uses the framework of Islamism and the New Social Movement. The results of this research reveal that LDK is one of the political movements that is quite massive in Purwokerto. This movement seeks to place Islam as a comprehensive system to regulate all aspects of life which are excesses of Islamism. In its development, LDK penetrated various campuses in Purwokerto which resulted in differences in movement patterns according to the alma mater's background and the quality of his students, including UKKI Unsoed and Al-Kahfi UMP. UKKI Unsoed focuses more on the introduction of Islamic symbols through contemporary Islamic studies, while Al-Kahf UMP focuses on expanding its movement as LDK by conducting various activities involving other organizations to gain legitimacy. This was done due to differences in response from the two campuses, where Unsoed as a public campus provided free space for LDK but the UMP as the Muhammadiyah campus limited LDK for fear of infiltration. The LDK movement can also be called the New Social Movement because it seeks to create a public space where there are democratic discourses on autonomy, individual freedom, collectivity and the identity of individuals in it.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save