Home
Login.
Artikelilmiahs
24255
Update
YOGA PAMUNGKAS ADI PRATAMA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI, PDRB DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN TAHUN 2005-2016 (Studi Kasus di Kabupaten BARLINGMASCAKEB)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilator belakangi oleh masalah kemiskinan yang terjadi di Jawa Tengah dengan judul “Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi, PDRB dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Kemiskinan Tahun 2011-2016 (Studi Kasus di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat inflasi, PDRB dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen dan untuk menganalisis variabel yang paling berpengaruh terhadap kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel melalui studi kepustakaan dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen sedangkan PDRB dan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan variabel bebas yang paling berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen selama periode tahun 2005-2016. Implikasi dari kesimpulan di atas adalah dengan melakukan evaluasi secara berkala terkait dengan PDRB dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari tahun ke tahun agar dapat diidentifikasi peningkatan angka tingkat kemiskinan sedini mungkin, serta meningkatkan pendapatan masyarakat dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan cara membuka lapangan pekerjaan yang didukung dengan pemberian kemudahan prosedur kepada para investor, memberikan pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat serta meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was based on the problem of poverty that occurred in Central Java with the title "The Analysis of Inflation Rates, GRDP and Human Development Index Effects to Poverty Rates due 2011-2016 Periods (Case Study in Banjarnegara District, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen Regencies). The study purpose was to analyze the effect of inflation rates, GRDP and Human Development Index to poverty rates in Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen Regencies and to analyze the most influential variable towards the poverty rates itself. It used panel data regression method through literature studies by using secondary data from The Central Statistics Agency (BPS). The results indicated that inflation has no significant effect to poverty in Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen while the GRDP and Human Development Index have negative and significant effects to poverty in Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen Regencies. It also showed that the Human Development Index (HDI) was the most influential independent variable towards poverty in Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen Regencies during 2005-2016 periods. The implication was by conducting periodic evaluations related to GRDP and Human Development Index (HDI annually so, the poverty rates can be identified as early as possible, increase community income and the Human Development Index (HDI) by opening the jobs, supported by providing procedure’s ease to investors, providing entrepreneurship training to the community and improving education and health facilities and also infrastructure in Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap and Kebumen Regencies.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save