Home
Login.
Artikelilmiahs
24139
Update
ALKAUTSAR NEDY
NIM
Judul Artikel
PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 09/Pid.sus-Anak/2016/Pn.Bms.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak . Di dalam hukum acara pidana pembuktian merupakan hal yang sangat penting dan menjadi titik sentral pemeriksaan perkara dalam sidang pengadilan, memuat ketentuan-ketentuan yang berisi tata cara-cara yang dibenarkan menurut undang-undang untuk menentukan apakah perbuatan yang dilakukan itu dianggap melanggar hukum yang berlaku secara sah dan meyakinkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksaan pembuktian tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh anak pada Putusan Nomor 09/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Bms. dengan terdakwa Anak H bersama teman-temannya telah terbukti melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap Anak Korban. Berdasarkan uraian tersebut penulis tertarik untuk menteliti dan menuangkan hasilnya dalam skripsi yang berjudul : PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (Studi Putusan Nomor 09/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Bms.). Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan diuraikan secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian dalam Putusan Nomor 09/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Bms. terdakwa melalui pembuktian yang dilakukan oleh hakim telah terbukti bersalah melakukan tindak tindak pidana turut serta dengan sengaja melakukan kekerasan, memaksa dan membujuk anak untuk melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain secara berlanjut. Sesuai dengan Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In criminal procedural law, proof is a very important matter and becomes the central point of examination of cases in court proceedings, containing provisions that contain procedures that are justified according to the law to determine whether the act committed is considered to violate the applicable law valid and convincing. The purpose of the study was to find out how the implementation of evidence of sexual intercourse committed by a child in Decision Number 09 / Pid.Sus-Anak / 2016 / PN.Bms. the defendant Anak H and his friends were proven guilty of committing a criminal act against the Victim's Child. Based on the description, the writer is interested in researching and pouring the results in a thesis entitled: PROOF OF CRIMINAL COPULATION ACTS DONE BY CHILDREN (Study of Decision Number 09 / Pid.Sus-Anak / 2016 / PN.Bms.). The research method used in this writing is normative juridical, with descriptive research specifications. This study uses secondary data obtained through literature and systematically described. Based on the results of research in Decision Number 09 / Pid.Sus-Anak / 2016 / PN.Bms. the defendant through evidence carried out by the judge has been proven guilty of committing a criminal act by deliberately committing violence, coercing and persuading the child to continue sexual intercourse with him or with another person. In accordance with Article 81 of the Republic of Indonesia Law Number 35 of 2014 concerning Amendments to the Republic of Indonesia Law Number 23 of 2002.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save