Home
Login.
Artikelilmiahs
24095
Update
RAUF SYAHIDNA ALHAQ
NIM
Judul Artikel
KAJIAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI BANGSAL ANAK RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PERIODE JANUARI-DESEMBER 2017
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Peningkatan penggunaan antibiotik yang tidak rasional di berbagai bidang Ilmu Kedokteran termasuk Ilmu Kesehatan Anak menyebabkan terjadinya peningkatan resistensi bakteri terhadap antibioitik. Oleh karena hal tersebut merupakan kajian yang mendorong rumah sakit untuk mengevaluasi atau mengkaji rasionalitas penggunaan antibiotik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis rasionalitas penggunaan antibiotik secara kuantitatif dan kualitatif di Bangsal Anak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada periode Januari-Desember 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif yang diambil dari rekam medik pasien. Sampel di ambil dengan cara stratified random sampling. Kunatitas dinilai dengan menghitung Defined Daily Dose/100 dan penilaian kualitas dengan kategori Gyssens. Dari 60 rekam medik didapatkan total penggunaan antibiotik sebesar 42,26 DDD/100 dan ampicillin merupakan antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu sebesar 31,59 DDD/100. Penilaian dengan kategori Gyssen didapatkan hasil sebesar 46,7% penggunaan antibiotik memenuhi kategori 0 (penggunaan antibiotik tepat/rasional); 10% kategori IVA (tidak tepat pilihan antibiotik karena ada antibiotik lain yang lebih efektif); 16,7% kategori IVC (tidak tepat pilihan antibiotik karena ada antibiotik lain yang lebih murah); 26,7% kategori V (tidak ada indikasi pemberian antibiotik). Penggunaan antibiotik secara kuantitatif di Bangsal Anak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto periode Januari-Desember 2017 yang paling banyak digunakan adalah ampicillin. Penggunaan antibiotik secara kualitatif di Bangsal Anak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto periode Januari-Desember 2017 secara rasional didapatkan sebesar 46,7%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The increase of irrational antibiotics usage in various medical science field, including pediatric patient could cause increasing bacterial resistence against antibiotics. This urges hospital to evaluate the rasionality of antibiotics usage. The aim of this study was to evaluate qualitative and quantitative of antibiotics usage in Pediatric ward of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital. This was a retrospective descriptive study from the medical record. Sample were taken by stratified random sampling. The quantity of antibiotics usage was assessed by counting the Defined Daily Dose/100 patient and quality assessment of antibiotic usage used Gyssens category. Based on 60 patiens medical records, it is found that total antibiotic usage was 42,26 DDD/100 and ampicillin is the most widely used antibiotic that is equal to 31,59 DDD/100. By using assessment Gyssens category 46,7% category 0 (rational); 10% category IVA (inappropiate due to there were another more effective antibiotic); 16,7% category IVC (inappropiate due to there were another less expensive antibiotics); 26% category V (antibiotics prescription of therapy was unjustified). The quantitative of antibiotics usage in Pediatric ward of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital present that ampicillin is the most widely used antibiotic. The qualitative of antibiotics usage in Pediatric ward of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital present the rational is equal to 46,7%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save