Home
Login.
Artikelilmiahs
24046
Update
LINTANG INGGAR SARI
NIM
Judul Artikel
Perbedaan Tingkat Stres Berdasarkan Usia, Status Perkawinan , dan Tingkat Pendidikan Pada Pasien Rehabilitasi Narkoba di RSUD Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Stres adalah sebuah kata yang dapat dipahami sebagai kekuatan, tekanan, ketegangan atau usaha yang kuat diberikan pada sebuah objek material atau pada seseorang organ atau kekuatan mental. Saat ini stres juga dikaitkan sebagai rangsangan fisik maupun psikologis. Konsep tersebut juga disebut sebagai fight or flight response. Stres juga dapat diistilahkan dari adanya perubahan fisiologis yang dihasilkan dari adanya rangsangan terhadap fisik maupun psikologis Tujuan : Mengetahui perbedaan tingkat stres pada pasien rehabilitasi narkoba di RSUD Banyumas. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, karena keterbatasan jumlah dari responden di RSUD Banyumas. Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah chi-square, tetapi dilakukan rekategori sehingga menggunakan fisher 2x2. Hasil: Hasil uji fisher exact bernilai p = 0,349 untuk umur, p=0,626 untuk status perkawinan, dan p=0,321 untuk tingkat pendidikan. menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05) Kesimpulan: Tidak ada perbedaan signifikan antara tingkat stres berdasarkan usia, status perkawinan, dan tingkat pendidikan di RSUD Banyumas
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Stress is a word that can be referred as strength, pressure, tension, or high effort that given to a material object in organ or mental situation. Nowadays, stress can be referred as a physical reaction or psychologist reaction. That concept can be called fight or flight response. Stress can also be termed from the physiological changes that result from physical and psychological stimuli. Objective: Knowing the difference level of stress in rehabilitation's drugs patience in general hospital Banyumas Methods: This experiment is using observational analytical with cross sectional's approach. This experiment is using total sampling for the respondents because the least of the number from the patients in general hospital Banyumas. The test that used in this experiment is chi-square with a 3x2 table, but it is done by Fisher test with a 2x2 table. Result: The result from Fisher exact, which is p= 0,349 for age, p=0,626 for marital status, p=0,321 for educational status. These tests show that there is no significant difference (p>0,05). Conclusion: There was no significant difference between the level of stress, based on age, marital status, and educational status in general hospital Banyumas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save